Kenali Lebih Dalam Diabetes Gestasional

Jakarta – Diabetes gestational adalah macam diabetes sementara yg berkembang selama kehamilan.

Seorang perempuan yg memiliki diabetes gestational dalam satu kehamilan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes gestasional pada kehamilan masa depan. Meskipun diabetes gestational beralih ke normal setelah kehamilan, tetap meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di masa depan.

Karena itu, skrining teratur dan tepat waktu bagi diabetes tipe 2 adalah utama buat perempuan yg sudah menderita diabetes gestasional.

Setiap perempuan mampu mengalami diabetes gestational, tapi beberapa perempuan memiliki risiko lebih tinggi. Ada sejumlah faktor yg meningkatkan kemungkinan seorang perempuan mengalami diabetes gestasional.

Faktor – faktor ini meliputi, usia lebih tua dari 25 tahun, kelebihan berat badan sebelum kehamilan, memiliki riwayat keluarga diabetes, riwayat kadar glukosa darah meningkat, episode aborsi berulang atau lahir mati, atau riwayat melahirkan bayi besar dan mengalami sindrom ovarium polikistik.

“Ibu yg melahirkan anak lebih dari 4 kilogram, sangat berisiko terkena diabetes. Ini perlu cek kesehatan lebih lanjut,” kata dr Asijikin Iman Hidayat Dachlan, MHA, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, baru – baru ini.

Gaya hidup yg kurang gerak hipertensi, dan penyakit kardiovaskular lainnya juga meningkatkan terjadinya diabetes gestational. Karena itu, skrining segala ibu hamil buat diabetes sangat dianjurkan sebagai protokol standar. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin