Keuntungan Kunyah Makanan Lebih Lama

New Delhi – Meluangkan waktu bagi mengunyah makanan dan berhenti sebelum suapan berikutnya adalah salah satu cara buat menurunkan berat badan.

Mengutip dari zeenews, Rabu (14/02/2018), kehilangan berat badan tidaklah gampang bagi diraih, bahkan saat Anda sudah memutuskan target tertentu. Hal ini membutuhkan kerja keras, disiplin, dedikasi, kemauan besar, dan pengendalian diri.

Ini adalah proses yg lambat dan mantap serta banyak orang pergi ke seluruh jenis cara yg panjang bagi mencapai tujuan yg diinginkan seperti coba semua jenis diet yg sesuai dengan kebutuhan mereka atau sudah terbukti efektif, bagi mempercepat proses.

Banyak orang bahkan cenderung menyerah setengah menjalani diet, cuma karena mereka kehabisan kesabaran.

Untuk penelitian ini melibatkan hampir 60.000 orang Jepang, hasil memperlihatkan hubungan antara makan lebih lambat atau lebih cepat dan kehilangan atau kenaikan berat badan.

“Perubahan dalam makan kecepatan bisa mempengaruhi perubahan dalam obesitas, BMI dan lingkar pinggang,” duo penelitian dari Universitas Kyushu Jepang menulis dalam jurnal BMJ terbuka.

“Intervensi yg ditujukan bagi mengurangi kecepatan makan mungkin efektif dalam mencegah kegemukan dan menurunkan risiko kesehatan terkait.”

BMI singkatan Body Mass Index, rasio berat ke tinggi digunakan buat menentukan apakah seseorang jatuh dalam kisaran yg sehat. WHO menganggap seseorang dengan BMI 25 kelebihan berat badan, dan 30 atau lebih tinggi obesitas.

Sesuai dengan rekomendasi oleh masyarakat Jepang buat belajar obesitas, namun, BMI 25 diambil sebagai obesitas bagi populasi Jepang sebagai tujuan studi.

Peneliti aanalyzedhealth asuransi data dari individu-individu 59,717 yg didiagnosis dengan diabetes tipe 2 bentuk penyakit yg umumnya hits di masa dewasa akibat kelebihan berat badan.

Para peserta juga regular check-up dari 2008 sampai 2013. Data diambil termasuk mereka usia dan macam kelamin, BMI, lingkar pinggang, tekanan darah, kebiasaan makan, konsumsi alkohol dan penggunaan tembakau.

Dari awal, kelompok lambat makan 4,192 milik lingkar pinggang rata-rata yg lebih kecil, rata-rata BMI 22,3, dan lebih sedikit gemuk individu-21.5 persen dari total.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin