Konsumsi Multivitamin Jangan Hanya Saat Sakit

Jakarta – Konsumsi multivitamin ternyata utama buat tubuh. Kebanyakan, orang konsumsi multivitamin ketika sakit. Padahal, ternyata multivitamin mampu dikonsumsi sehari – hari.

Menurut Rachel Olsen seorang Nutrition specialist, pada dasarnya konsumsi multivitamin adalah sebagai pelengkap dari asupan makanan harian. Hal ini, karena konsumsi makanan yg ada ketika ini tak memenuhi seluruh kandungan vitamin dan mineral yg dibutuhkan tubuh.

“Karena makanan di Indonesia itu kurang sehat. Mie goreng, martabak, bakso, itu enak banget. Namun tak ada vitaminnya. Sedikit sekali makanan yg bermanfaat bagi tubuh. Karena makanannya telah dimasak, direbus, vitaminnya telah hilang. Karena itu kalian butuh multivitamin,” Rachel Olsen seorang Nutrition specialist ketika ditemui di acara Youvit Multivitamin, Jakarta, Senin, (30/04/2018).

Pada dasarnya tubuh manusia cuma bisa menyerap vitamin dan mineral dalam dosis tertentu. Kunci buat hidup sehat adalah dengan konsumsi makanan yg cukup dengnan kandungan vitamin A, B, C, D,E.

“Vitamin A bagi kesehatan mata dan kulit, Vitamin D buat kesehatan tulang menyerap kalsium. Vitamin E menolong sel darah merah memproteksi sel dari radikal bebas melindungi kolesterol baik,” tambahnya.

Untuk makanan yg menjadi sumber vitamin A, Anda mampu konsumsi hati (ayam, sapi, kambing), wortel, sayuran hijau, melon, minyak ikan, telur, dan ubi. Kemudina, buat sumber vitamin D terdapat dari matahari, jamur, tofu, kubis, ikan salmon dan tuna, product susu seperti yoghurt dan keju.

“Kecukupan vitamin E, bisa Anda raih dari konsumsi almond, alpukat, biji – bijian, ubi, kacang tanah,” tambahnya.

Meski banyak sumber makanan yg bisa Anda konsumsi, ada baiknya, Anda konsumsi multivitamin buat menunjang kebutuhan asupan vitamin dan mineral dalam tubuh. Setidaknya, dalam sehari, Anda dapat konsumsi multivitamin satu kali buat mendukung aktivitas harian.

Kenapa multivitamin utama dikonsumsi bagi tubuh? Agar bebas penyakit, tidak mengurangi energi, konsentrasi lebih baik, kerja lebih produktif, dan suasana hati lebih menyenangkan,” ujarnya. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin