Manfaat Kesehatan Ketika Menyusui Bagi Ibu

Jakarta – Seorang ibu yg memberikan ASI (Air Susu Ibu), memilik peluang 80 persen terhindari dari tekanan darah tinggi.

Karena itu, menurut dr. Ray Basrowi, MKK, para ibu menyusui mampu terhindar dari penyakit kardiovaskular. Hal ini adalah bagian dari penyakit degeneratif yg mampu menyerang banyak orang.

“Peluangnya adalah terhindari dari dua kali kemungkinan terserang penyakit jantung,” papar Ray Basrowi ketika ditemui di acara Seminar dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2018, Pekerja Perempuan Sehat Penentu Generasi Penerus Bangsa, Kemenkes, Jakarta, Kamis, (26/04/2018).

Kemudian, ibu yg memberikan ASI esklusif, juga bisa terhindar dari penyakit keganasan seperti kanker yg menyerang organ – organ reproduksi.

“Kanker ovarium, bisa ditekan sampai nol. Ini adalah manfaat memberikan ASI esklusif kepada anak, setidaknya pada enam bulan,” tambah Ray.

Selanjutnya,indeks kebahagiaan ibu yg memberikan ASI, jauh lebih tinggi dibanding ibu yg tak memberikan ASI kepada anaknya. Ibu yg bahagia, mulai membuat rumah tangga lebih baik.

“Kesuksesan dalam membangun rumah tangga itu ada di tangan seorang ibu. Jadi berhasil atau tak sebuah rumah tangga seluruh adalah berpengaruh dari peran seorang ibu,” ujarnya.

ASI esklusif juga bisa menjadi kontrasepsi alamiah buat setiap ibu. Hal ini berlaku cuma enam bulan saja.

“Jadi, seorang ibu yg menyusui jangan takut saat tak mendapatkan menstruasi selama enam bulan. Hal ini karena para ibu memberikan ASI esklusif kepada anak,” katanya.

Pemberian ASI esklusif dapat menjadi salah satu faktor untuk weight management management post partum. Berat badan bisa turun lebih cepat ketika 8 – 10 bulan.

“Tapi, setelah ibu tak lagi memberikan ASI kepada anak, berat badan mulai kembali meningkat,” katanya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin