Mengapa Usia 40 Harus Perhatikan Kesehatan?

Jakarta – Memasuki usia 40 tahun, masyarakat harus memperhatikan kesehatannya. Mengapa?

Karena pada usia 40 tahun terkadang telah menimbulkan tanda – tanda adanya sesuatu di dalam tubuh. Menurut sebuah temuan survei bertajuk 2018 Asia Pacific Healthy Aging Survey, yg dilakukann Herbalife Nutrition, seseorang harus memulai mengambil langkah yg tepat bagi menghadapi pertambahan usia dan menua dengan sehat adalah pada usia 40 – 45 tahun.

“Pada fase usia tersebut terdapat sekitar 63 persen yg menyampaikan memilih melakukan langkah tepat buat menjaga kesehatannya. Ini dianggap rentan usia yg tepat,” Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi, Jakarta, Selasa, (30/10/2018).

Kemudian, terdapat sekitar 13 persen masyarakat menyatakan usia 46 50 tahun adalah rentan usia yg tepat. Selanjutnya, sekitar 12 persen menyatakan usia 51 55 tahun adalah rentan usia yg tepat.

Survei ini dikerjakan pada Agustus 2018 yg dahulu dengan melibatkan sekitar 5.500 responden berusia 40 tahun ke atas di 11 negara seperti Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Menurut Gary Small, ahli kesehatan otak dan penuaan The University of California, Los Angeles (UCLA), merujuk dari hasil survey tersebut, program menua secara sehat itu akan pada 40 tahun. Justru hal tersebut lebih baik dikerjakan pada usia lebih muda.

“Saya justru mendukung kalian bisa mempercepatnya karena sedini mungkin kami mampu sehat. Kita lihat di semua dunia kenaikan obesitas anak – anak di dunia sangat meningkat,” kata Gary.

Masih menurutnya, pihaknya juga melakukan survei yg besar di Amerika serikat. Pada survei tesebut, terdapat kolaborasi dengan gale pool dari usia muda hingga tua.

“Kita temukan orang – orang muda yg melakukan gaya hidup tak baik. Kebanyakan orang muda suka merokok, kurang olahraga dan kurang konsumsi makanan sehat. Jadi, sangat utama untuk orang – orang bagi menua secara sehat. Dengan cara ini, nenek – nenek mereka, orangtua juga dapat mendidik anak – anak secara hidup sehat seperti mereka dahulu,” tambah Gary.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin