Menkes Resmikan Asean Car Free Day

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menegaskan pentingnya buat menekan pertumbuhan penyakit tak melunar dengan menjalani gaya hidup sehat.

Karena itu, Car Free Day (CFD) menjadi salah satu sarana yg utama bagi masyarakat berolahraga.Car Free Day di Indonesia atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor pertama di Indonesia telah dimulai secara resmi di Jakarta pada 2002.

Sejak itu, kota – kota yang lain di semua negeri melakukan program serupa. Program tersebut berhasil mendorong masyarakat setempat bagi melakukan aktivitas fisik. Tingkat partisipasi publik yg tinggi di setiap CFD mengindikasi program ini bermanfaat buat mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.

Karena itu, Menkes sangat bersyukur Indonesia menjadi lead country bagi menyemangatkan para negara – negara anggota ASEAN lainnya bagi menggelar CFD.

“Hari ini baru pertama kalinya di ASEAN bagi Hari Bebas Kendaraan bermotor di ASEAN. Indonesia sangat bangga mampu menjadi lead country. Ini menjadi suatu kebanggaan menjadi tuan rumah peluncuran ASEAN Car Free Day. Ini adalah program pembatasan kendaraan bermotor. Untuk kalian bebas berkendaraan,” papar Menkes Nila F Moeloek, Jakarta, Minggu, (05/08/2018).

Masih menurutnya, ASEAN CFD yg diresmikan bersamaan dengan pemecahan rekor dunia bagi Tari Poco – Poco terbesar itu adalah prakarsa advokasi di tingkat regional oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Kesehatan anggota ASEAN lainnya bagi mempromosikan gaya hidup sehat. Dengan melakukan aktivitas fisik dan berbagai bentuk kegiatan lainnya di area khusus atau jalan yg bebas dari kendaraan bermotor.

“Seperti sekarang kalian telah dapat berpoco-poco 65 ribu orang. Kalau tak bebas kendaraan bermotor ini tak mampu terjadi. Tapi catatan, masih banyak makanannya. Itu mungkin dapat dibatasi. Bisa dengan jajan rebus – rebusan,” tambahnya.

Menkes menjelaskan, negara ASEAN lainnya yg telah melaksanakan CFD adalah Brunei Darussalam dan Malaysia.

“Kami harapkan di Kamboja, dan negara lainnya akan digerakkan. Jadi bagus sekali ini sangat positif. Ini mampu menjadikan budaya. Diadopsi masyarakat yang lain di negara negara ASEAN. Acara peluncuran ini menjadi momentum yg signifikan buat kolaborasi antar sektor bagi mempromosikan gaya hidup sehat,” ujarnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin