Olahraga Dan Diet Untuk Perlambat Sakit Lutut

New York – Kehilangan berat badan yg dicapai dengan kombinasi diet dan olahraga bisa secara signifikan menolong memperlambat degenerasi tulang rawan lutut, daripada berolahraga sendiri.

Mengutip dari zeenews, Rabu (29/11/2017), hal tersebut diungkapkan dalam sebuah penelitian. Sendi lutut adalah tempat umum osteoarthritis – penyakit sendi degeneratif yg menyerang lebih dari sepertiga orang dewasa berusia di atas 60 tahun -ldan pada banyak orang kondisinya berlanjut hingga mengganggi otot lutut bila perlu

“Begitu tulang rawan hilang dalam osteoarthritis, penyakitnya tak mampu dibalik,” kata pemimpin penulis Alexandra Gersing, dari University of California-San Francisco.

Penurunan berat badan sudah terbukti memperlambat degenerasi tulang rawan pada individu dengan kelebihan berat badan dan obesitas, namun tak jelas apakah metode yg digunakan buat menurunkan berat badan.

Untuk studi yg dipresentasikan di Majelis Ilmiah ke 103 dan Pertemuan Tahunan Masyarakat Radiologi Amerika Utara di Chicago, tim menyelidiki degenerasi tulang rawan dan kelainan sendi selama 96 bulan pada 380 pria dan wanita yg kelebihan berat badan.

Para peserta memiliki osteoarthritis ringan sampai sedang atau faktor risiko bagi penyakit ini dan dibagi menjadi 380 pasien yg kehilangan berat badan melalui diet dan olahraga, diet saja dan olahraga sendiri.

Degenerasi tulang rawan secara signifikan lebih rendah di antara orang-orang yg kehilangan berat badan melalui diet dan olahraga atau diet saja.

Kehilangan berat badan melalui olahraga saja tak memamerkan perbedaan yg signifikan pada degenerasi tulang rawan, kata periset.

“Hasil ini tidak mengurangi hipotesis bahwa cuma berolahraga sebagai rejimen buat menurunkan berat badan pada orang dewasa yg kelebihan berat badan dan obesitas mungkin tak bermanfaat buat sendi lutut karena rejimen penurunan berat badan yg melibatkan diet,” kata Gersing.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin