Orangtua Harus Bantu Anak Remaja Sadar Kesehatan

New Delhi – Perhatian buat para orangtua. Ada baiknya, menolong anak remaja Anda lebih sadar soal pentingnya kesehatan. Mengapa?

Mengutip dari zeenews, Kamis (1/03/2018), menurut sebuah penelitian, menjaga kebiasaan bagi tak menjalankan gaya hidup yg tak sehat pada remaja mampu mengurangi risiko obesitas di kemudian hari. Hal ini lebih dari sekedar mengurangi kebiasaan makan.

Para periset menjelaskan, tak cuma junk food namun kombinasi perilaku tak sehat seperti gaya hidup remaja meningkatkan risiko kelebihan berat badan di masa dewasa. Studi tersebut menemukan bahwa asupan kalori di kalangan remaja belum berubah, namun kebiasaan seperti berolahraga, merokok, penggunaan narkoba dan konsumsi alkohol meningkat seiring berjalannya waktu.

Karena itu, utama buat menargetkan perilaku berisiko ini bersama-sama, dan lebih awal, sebelum menjadi kebiasaan.

“Remaja dengan obesitas kadang mempertahankan status berat badan mereka sampai dewasa, meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, diabetes, dan tekanan darah tinggi,” kata Rachel Laxer, mahasiswa doktoral di University of Waterloo di Ontario, Kanada.

“Praktisi kesehatan masyarakat harus menargetkan kelompok perilaku berisiko dengan memakai pendekatan komprehensif dan multi-cabang,” tambah Laxer.

Untuk penelitian yg dipublikasikan di Plos One, tim peneliti memasukkan siswa sekolah berusia antara 13 sampai 17 tahun, di kelas sembilan dan sepuluh tahun. Berdasarkan perilaku mereka yg dilaporkan, remaja tersebut tergolong atlet sekolah menengah atas, pengguna zat aktif cukup, atau sadar kesehatan.

Hasilnya mencatat bahwa meski kelompok tersebut mengalami peningkatan yg serupa dengan status berat badan mereka selama bertahun-tahun setelah diikuti, siswa di kelompok yg sadar kesehatan memiliki bobot tubuh paling sehat pada awal penelitian.

“Intervensi dan modifikasi perilaku tak sehat sebelumnya mungkin memiliki dampak yg lebih besar daripada selama masa remaja. Strategi promosi kesehatan yg menargetkan anak muda dengan tingkat risiko lebih tinggi ketika memasuki sekolah menengah pertama mungkin adalah cara terbaik buat mencegah atau menunda timbulnya obesitas dan mungkin memiliki hasil kesehatan masyarakat yg lebih baik selama jangka panjang, “kata Laxer.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin