Paperun, Charity Fun Run 5K Berlari Sambil Beramal

Jakarta-Kegiatan olah raga lari bertajuk Paperun, Charity Fun Run 5K digelar di QBIG, BSD City, Tangerang Selatan. Acara ini bertujuan bagi menolong meningkatkan minat baca dan tulis di Indonesia.

Melalui acara tersebut, Harian Kompas dan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas selaku pihak penyelenggara ingin mengajak peserta mendonasikan buku-buku favorit mereka bagi disalurkan ke daerah yg membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kami harapkan mampu menjadi momentum bagi meningkatkan minat baca dan tulis di masyarakat, khususnya di daerah-daerah yg tingkat literasinya masih rendah,” kata Managing Director Sinar Mas, G. Sulistyanto melalui informasi tertulisnya, Minggu (22/10/2017).

Olah raga amal ini diikuti sekitar 1200-an peserta yg tercatat dalam pedaftaran. Para peserta diajak berlari sejauh 5 kilometer. Meskipun jarak tempuh lari tak terlalu jauh, namun para peserta mendapatkan beberapa kejutan di sepanjang rute lari, seperti rintangan-ritangan seru yg harus dilewati peserta bagi menuju garis finish.

Salah satu peserta, Aulia (33 tahun) menilai event Paperun ini unik, karena menggabungkan unsur charity bagi meningkatkan kesadaran literasi.

“Kita seluruh tahu, minat baca buku kami masih kurang, bahkan di kalangan terdidik sekalipun. Untuk itu aku kira acara semacam ini sangat penting. Unsur fun-nya ada, charity-nya juga dapat,” ujarnya.

“Kegiatan ini sangat mendidik, terutama bagi generasi muda agar mereka makin cerdas dan maju,” kata Nuni (41 tahun), peserta yang lain yg turut dalam Paperun.

Aulia maupun Nuni yaitu peserta dengan tampilan busana yg mencuri perhatian. Aulia mengenakan pakaian Petugas Kebersihan, lengkap dengan caping dan kantong plastik besar. Sementara Nuni berhasil tampil mencolok dengan kostum burung merak, sebagian tersusun dari koran bekas, lengkap dengan hiasan bulu.

Melengkapi rangkaian Paperun, diadakan juga Instagram Photo Contest, salah satunya melalui stand Wishing Wall, di mana peserta diminta menuangkan idenya terkait pengembangan literasi pada secarik kertas yg ditempel di tempel di dinding khusus, serta penghargaan bagi Best Costume di penghujung acara.

Seluruh biaya pendaftaran peserta Paperun mulai didonasikan buat pengembangan literasi melalui pembelian buku bacaan yg mulai disalurkan ke Rumah Baca di berbagai daerah yg masih membutuhkan bahan bacaan, total donasi terkumpul sejumlah lebih dari 120 juta rupiah. Peserta juga mampu menyumbangkan buku, baik baru ataupun bekas di acara ini. [adc]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin