Pendidikan Gizi Pada Anak Sangat Penting

Jakarta – Pendidikan gizi kepada anak adalah langkah yg efektif mengingat anak yg berada pada fase perkembangan kecerdasan, motorik, dan psikososial.

Hal tersebut sangat gampang bagi menerima, menyerap dan mengaplikasikan materi pendidikan buat diri sendiri ataupun buat disampaikan kepada orang tua atau keluarga di rumah.

Untuk mengukur keberhasilan program Gerakan Nusantara 2017, Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia melaksanakan survei indikator pengetahuan, sikap dan perilaku guru serta siswa yg mengikuti program pelatihan dan edukasi gizi Gerakan Nusantara 2017 di tiga kota, merupakan Pekanbaru, Padang dan Jambi.

Hasil survei menunjukkan:

1. Komponen pengetahuan dari guru dan siswa mengenai gizi positif meningkat 11,1 persen dengan pesan tentang Pedoman Gizi Seimbang memamerkan peningkatan pemahaman terbesar.

2. Komponen sikap terhadap perilaku gizi positif dan aktif bergerak di luar ruang, baik sebelum dan sesudah tes, juga meningkat meski secara umum sikap gizi ini telah dipahami oleh para guru dan siswa.

3. Perilaku gizi memamerkan peningkatan, perilaku siswa dan guru dalam mengonsumsi makanan yg bergizi meningkat secara signifikan sebesar 9,7 persen.

Perubahan-perubahan ini yaitu temuan positif untuk Frisian Flag Indonesia buat selalu menyebarkan pesan tentang kebaikan gizi dan mendorong agar anak aktif bergerak di luar ruang.

“Guru sebagai sosok pengganti orang tua di sekolah yg lebih tidak jarang bertemu dengan anak-anak yaitu komponen dalam ekosistem pendidikan yg utama buat menjaga penyebaran pesan yg berkelanjutan kepada generasi selanjutnya. Kami semakin bersemangat bagi selalu mengedukasi perilaku gizi positif kepada anak, guru dan orang tua di Indonesia, melalui ekosistem belajar yg sangat kondusif di sekolah,” ungkap Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro ketika ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (01/02/2018).

“Ke depannya Frisian Flag Indonesia bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia mulai selalu menyempurnakan program Gerakan Nusantara dan memfokuskan pada efisiensi dan kemandirian program pendidikan gizi di sekolah dasar, dengan harapan bisa mendukung dan berkontribusi terhadap pencapaian status kesehatan dan gizi anak Indonesia,” tambahnya.

Hingga pelaksanaan tahun 2017, program Gerakan Nusantara berhasil menjangkau 2,510 sekolah, 1,376,335 siswa, dan 19,161 guru (2,134 guru menerima ToT secara langsung). (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin