Penting Optimalkan Sistem Dukungan Bagi Ibu

Jakarta – Pentingnya mengoptimalkan sistem dukungan buat Ibu bagi meraih kebahagiaan.

Karena itu, Mothercare Indonesia memperingati Hari Kasih Sayang dengan mengajak para Ibu di Indonesia buat mengoptimalkan relasi dengan para sahabat sebagai salah satu sistem dukungan dalam pengalaman mengasuh anak.

“Hari Kasih Sayang memang identik dengan pasangan. Kali ini, kalian merayakan hari spesial ini melalui versi yang lain dari kampanye #senangnyajadiibu dengan mengajak para ibu bersama para sahabat buat membagikan cerita mereka selama masa mengasuh. Para wanita hebat ini memiliki akses yg banyak buat pemenuhan keterangan mereka dan saling mendukung satu sama lainnya. Hal ini menjadi salah satu contoh sistem dukungan untuk orangtua yg selalu didukung oleh kami,” kata Vice President Mothercare, Lina Paulina, Jakarta, Selasa, (12/02/2019).

Kondisi psikologis dari seorang Ibu dan calon Ibu mampu dipengaruhi oleh bagaimana dia mendapat pemenuhan afeksi dari lingkaran sistem dukungan nya.

Saat dia mendapat perhatian yg cukup dari orangtua, suami dan salah satunya sahabat maka ia bisa lebih mengoptimalkan kestabilan emosi dari para Ibu.

Hal ini diperkuat oleh penelitian yg dipublikasi oleh JAMA Network pada Januari 2019 yg menyampaikan bahwa jaringan dukungan sosial mampu melemahkan stres psikologis dan memberikan dukungan kepada orang yg mengalami gejala neurotik.

Hal ini berdampak pada potensi orangtua membangun lingkungan sosial dan hubungan di awal kehidupan yg sangat utama untuk perkembangan emosi, intelektual, dan sosial anak hingga dewasa dan mampu sangat memengaruhi strategi adaptasi seumur hidup anak.

“Keuntungan memiliki sistem dukungan sangat banyak buat para orangtua, diantaranya ialah: tidak mengurangi jaringan pertemanan, sebagai sumber informasi, memiliki wadah sharing tentang berbagai hal, dan menjadi sumber semangat dan inspirasi. Melalui sistem dukungan yg tepat, calon orangtua dan orangtua bisa mempersiapkan diri sebaik-baiknya bagi memiliki anak dan membesarkan anak dengan baik,” ujar Psikolog Klinis, Monica Sulistiawati.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin