Penting Tahu Sistem Reproduksi Sebelum Menstruasi

Jakarta – Menstruasi yaitu proses biologis yg sangat normal dialami para perempuan. Karena itu, perempuan harus benar – benar menjaga kesehatan kewanitaannya.

Menurut dr. Botefilia Budiman, SpOG KFER, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), toilet adalah tempat yg sangat utama bagi mengganti pembalut. Jika toilet bersih, maka para perempuan dengan leluasa mampu mengganti pembalut dengan cepat dan lebih teratur. Ketika toilet tak bersih, hal ini sangat mempengaruhi frekuensi perempuan buat mengganti pembalut. Terutama buat toilet di sekolah.

“Toilet di sekolah harus bersih karena kalau tak bersih anak – anak agak malas buat mengganti pembalut. Sehingga seandainya toilet tak bersih bagi anak – anak saking malasnya tak mau mengganti pembalut,” papar dr. Botefilia Budiman, SpOG KFER – Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ketika ditemui di acara peluncuran Buku Saku di sekolah SMP 115, Jakarta, Rabu, (14/03/2018).

Edukasi buat perempuan khususnya para remaja yg baru mengalami menstruasi sangat penting. Mulai dari seringnya mengganti pembalut, menjaga kesehatan daerah kewanitaan, hingga mengetahui faktor yang lain yg menyebabkan gangguan menstruasi.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Keseharan Republik Indonesia bekerja sama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan didukung oleh PT. Mundhipharma Healthcare Indonesia launching Buku Saku “Sehat dan Bersih Saat Menstruasi”.

“Remaja perempuan sangat perlu mendapatkan pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mereka mengalami menstruasi. Kurangnya pengetahuan mengenai menstruasi dapat menyebabkan kurangnya persiapan saat pertama kali mengalami menstruasi dan kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan kebersihan menstruasi yg aman di sekolah,” tambahnya.

Masih menurutnya, yg perlu diketahui remaja perempuan saat menstruasi adalah, darah media terbaik buat kuman hidup. Ketika medianya tak dibersihkan dan diganti, kuman mulai berkembang dengan cepat sehingga mampu menyebabkan saluran di dalam tubuh terganggu.

“Darah adalah media terbaik bagi ditinggali oleh kuman. Mereka sangat senang berkembang di darah. Jadi, saat tak mengganti pembalut 3 jam sekali, kuman dapat tumbuh dan semakin berkembang. Ini mampu merambat ke saluran dan organ yang lain di dalam tubuh,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin