Pentingnya Menjaga Miss V Sebagai Aset Wanita

Jakarta-Proses penuaan tak mampu dihindari oleh manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Khususnya untuk kaum hawa, hal ini patut menjadi perhatian, terutama terkait dengan proses penuaan organ intim wanita atau miss V.

Menurut dr Nina Martini Somad, SPOG dari Klinik Amaryllis Bekasi, wanita harus mampu menjaga kesehatan miss V karena berhubungan dengan keharmonisa hubungan suami-istri dalam rumah tangga.

“Sebagai wanita kalian harus pintar menjaga diri. Perempuan jarang sekali yg tiba ke dokter bagi rawat Miss V. Karena nggak kelihatan, tetapi suami yg merasakan. Miss V itu asset wanita, kalian harus rawat selagi muda. Sejak muda harus dirawat, kebersihannya dirawat. Bagaimana kalian harus jaga tetap kencang,” kata dr Nina dalam seminar kecantikan dengan tema “Awet Muda Dengan Teknologi Terkini” di Bekasi, baru-baru ini.

Proses penuaan kaum hawa, khususnya miss V dipengaruhi oleh banyak hal, akan dari proses penuaan alami, kehamilan, persoalan hormon, trauma akibat persalinan, tidak jarang mengangkat beban berat, dan lain-lain.

“Wanita kehilangan satu persen kolagen setiap tahunnya. Setelah masuk ke fase menopause, penuaan mulai menjadi lebih cepat. Apalagi ketika perempuan melahirkan secara alami,” kata dr. Rikka Mulya Wirman, SpOG dalam kesempatan yg sama.

dr Rikka menambahkan, hal yang lain yg patut diperhatikan adalah saat wanita memasuki fase menopause. Saat itu jumlah hormon estrogen mulai menyusut, akibatnya jaringan penyokong kulit dan otot stinger uretra mengendur.

“Trauma akibat proses persalinan alami juga memicu kerusakan kolagen di sekitar vagina. Jadi patut diingat bahwa setelah melahirkan normal, vagina tak mulai kembali ke ukuran normal,” ujarnya.

Oleh karenanya, menjaga miss V tak dapat dianggap sepele, meskipun faktanya banyak wanita yg enggan meluangkan waktu buat melakukan perawatan miss V dibandingkan dengan perawatan kecantikan.

“Sekarang telah berkembang teknologi terkini buat vaginal rejuvenation, seperti laser, radio frekuensi, dan HIFU. Semua teknologi itu memiliki semua jenis kelebihan tetapi buat satu tujuan yg sama,” tambah dr Nina.

Terkait teknologi tersebut, ada beberapa prosedur yg biasa dikerjakan dalam vaginal rejuvenation, seperti platelet-rich plasma (PRP), radio frekuensi, HIFU, hingga memakai teknologi laser. [adc]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin