Pentingnya Rumah Singgah Untuk Kesehatan

Jakarta – Rumah singgah sangat dibutuhkan oleh para keluarga dari anak yg sedang mengalami kesehatan kritis.

Biasanya, banyak keluarga atau orangtua anak yg kesulitan mencari penginapan ketika buah hatinya mendapat perawatan khusus. Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan program buat memmbangun rumah singgah yg kini telah ada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) di unit Kiara. Ini adalah sebuah program yg juga didukung oleh perusahaan Cargill.

“Kami memiliki family room dan menampung anak – anak yg sedang menunggu bagi diperiksa di RSCM. Ini juga berkapasitas 12 kamar tidur. Rumah singgah ini memberikan tempat agar keluarga dan pasien anak bisa bersama dan dekat ketika menjalankan perawatan kesehatan,” papar Caroline Djajadiningrat ketika ditemui di acara Cargill donasi 100.000 US$ buat yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), Jakarta, Kamis (07/12/2017).

Tidak cuma di RSCM, pihak RMHC juga membuat rumah singgah di daerah Lebak Bulus. Tempat tersebut dipilih agar lebih dekat dengan rumah sakit Fatmawati yg juga menjadi rujukan rumah sakit nasional.

“Rumah singgah kita di daerah Lebak Bulus dekat dengan rumah sakit Fatmawati. Perhari kita melayani lebih dari 100 pasien,” tambahnya.

Masih menurutnya, orangtua dan keluarga pasien benar – benar membutuhkan tenaga yg ekstra buat menjaga buah hatinya yg sedang sakit. Terumata buat orang – orang yg tinggal di luar kota.

“Kami suka melihat para orangtua yg sedang menunggu anaknya tiduran dan istirahat di selasar. Karena itu kita membuat rumah singgah. orangtua bukan saja mampu tidur dan istirahat, tapi mampu mencuci dan makan karena kalian juga menyiapkan makanan pokok. fokus kita orang yg memiliki tempat tinggal di luar kota,” ujarnya.

Tidak cuma rumah singgah, RMHC juga menjalankan program khusus memberikan grant immunization kepada anak – anak yg berada di daerah Bali dan provinsi Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.

“Sekitar 24 ribu anak telah terimunisasi. Kemudian, 2018 rencananya mulai memberikan pelayanan imunisasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Maluku Utara, Provinsi Sulawesi Utara, dengan target 37.000 anak,” tegasnya.

Derek Schoonbaert, President Direktur PT. Cahaya Gunung Foods, perusahaan Joint Venture Cargill dan So Good Food menjelaskan, pihaknya sangat fokus bagi bantuan tersebut. Dia berharap, bantuan ini mulai selalu berkesinambungan buat waktu kedepan.

“Kami berharap donasi ini menginspirasi pihak – pihak yang lain buat bersama mendukung peningkatan kesehatan anak di Indonesia,” tegas Derek. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin