Peran Radiofrekuensi Atasi Nyeri Hebat Di Wajah

Jakarta – Trigeminal neuralgia keadaan kesehatan yg cukup banyak di derita individu, secara spesifik ditandai dengan nyeri di sekitar wajah. Lantas apa peran radiofrekuensi bagi mengatasi penyakit tersebut?

Dulu ketika belum diketemukannya teknologi radiofrekuensi ablasi sebagai salah satu alternative terapi yg mampu dikerjakan bagi menghilangkan rasa sakit. Obat-obatan dan pembedahan menjadi terapi yg bisa dikerjakan tenaga medis. Meski sayangnya obat-obatan terbukti tak bisa secara efektif meredakan nyeri yg dialami pasien.

Saat ini radiofrekuensi ablasi yaitu teknik minimally invasive yg mampu diharapkan pada pasien trigeminal neuralgia tanpa harus melakukan rawat inap di rumah sakit (one day care).

Karakteristik klinis yg khas ditunjukan pada pasien trigeminal neuralgia yakni rasa sakit menusuk yg terjadi selama beberapa detik di bagian wajah. Namun demikian menurut dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, Pakar Nyeri dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, Jakarta, Kamis, (27/09/2018), tak seluruh nyeri wajah di saraf kranial 5 yaitu trigeminal neuralgia.

“Para pakar nyeri di dunia berpendapat, perkara trigeminal neuralgia paling banyak didapatkan pada cabang saraf trigeminal V2 dan V3 (32 persen). Bedah mikrovaskular dalam beberapa penelitian terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien karena dapat mengatasi nyeri yg sebelumnya di derita dalam jangka panjang,” kata Mahdian.

Namun demikian teknik perkutan seperti radiofrekuensi juga terbukti memberikan hasil yg memuaskan dengan tingkat keberhasilan terapi mencapai 90 persen, dengan tingkat kekambuhan yg juga lebih tinggi dibandingkan teknik bedah mikro. Namun demikian pada mereka pasien trigeminal neuralgia usia lanjut rediofrekuensi ablasi yaitu pilihan terapi terbaik dibandingkan bedah mikro terkait morbiditas dan mortalitas yg cukup tinggi ketika harus dikerjakan terapi memakai teknik bedah mikro.

“Pengobatan memakai teknologi radiofrekuensi (RF) berkutan pada saraf sensorik trigeminal yg yaitu root dari retrogasserin terbukti aman dan sangat menjanjikan buat menghilangkan rasa sakit yg dialami pasien dengan efektivitas terapi yg dapat bertahan lama,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin