Perawatan Paliatif Penting Untuk Pasien Kanker

Jakarta – Seiring dengan meningkatnya insiden kanker di dunia, ada cara buat menumbuhkan harapan dan semangat buat pasien kanker. Salah satunya adalah perawatan paliatif.

Yayasan Kanker Indonesia Pusat bekerja sama dengan ROICAM menyelenggarakan Talkshow buat para Penyintas (survivors) dengan topik Doctor-Patients Communication in Palliatiave Cancer Care. Acara ini juga salah satu bentuk dari dukungan Perhompedin bekerjasama dengan PT Ferron Par Pharmaceutical.

Paliatif yaitu macam perawatan yg belum banyak dikenal di masyarakat. Paliatif berasal dari kata palliate yg berarti mengurangi keparahan tanpa menghilangkan penyebab, sehingga bisa dikatakan bahwa upaya paliatif yaitu suatu cara bagi meringankan atau mengurangi penderitaan. Perawatan paliatif sekarang telah menjadi bagian integral dari pendekatan terapetik terhadap pasien tak menular seperti kanker.

Perawatan paliatif menolong seorang penderita kanker buat hidup lebih nyaman sehingga memiliki kualitas hidup yg lebih baik sebagai kebutuhan manusiawi dan hak asasi untuk penderita penyakit yg sulit disembuhkan atau telah berada pada stadium lanjut.

“Pengenalan Perawatan Paliatif Pasien kanker utama buat selalu dikerjakan buat Tenaga Kesehatan dan Tenaga Pelaku Rawat, namun juga masyarakat. Perawatan Paliatif mampu meningkatkan kualitas hidup pasien, namun juga untuk keluarganya yg berhadapan segera dengan penyakit tersebut, baik secara fisik, psikososial ataupun spiritual,” kata Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP selaku Ketua Umum YKI , Jakarta, baru – baru ini.

Menurut WHO jumlah pengidap kanker tiap tahun bertambah 7 juta orang, dan dua per tiga diantaranya berada di negara-negara yg sedang berkembang. Di Indonesia, kanker menjadi persoalan kesehatan yg perlu diwaspadai. Tiap tahun diperkirakan terdapat 100 masalah baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari sekitar 240 juta penduduk Indonesia, ada 240.000 pengidap kanker baru setiap tahunnya.

Kondisi yg ditemukan, hampir sebagian penyakit kanker ditemukan pada stadium lanjut, sehingga angka kesembuhan dan angka harapan hidup pasien kanker belum seperti yg diharapkan meski tata laksana kanker sudah berkembang dengan pesat. Pasien dengan keadaan tersebut mengalami penderitaan yg memerlukan pendekatan terintegrasi berbagai disiplin ilmu agar pasien tersebut memiliki kualitas hidup yg baik dan pada akhir hayatnya meninggal secara bermartabat.

Yayasan Kanker Indonesia sudah mengadakan program perawatan paliatif di rumah sejak tahun 1995 yg berlokasi di Yayasan Kanker Indonesia Lebak Bulus, Jakarta. YKI memiliki potensi sumber daya manusia dan memiliki hubungan baik dengan organisasi profesi kesehatan lainnya bagi memberikan program pelatihan perawatan paliatif bagi pasien kanker perawatan di rumah.

Terkait dengan hal tersebut, Yayasan Kanker Indonesia selalu melakukan pengembangan program perawatan paliatif di YKI Cabang yg tersebar di semua wilayah Indonesia. Sepanjang tahun 2017, YKI sudah melaksanakan kegiatan pelatihan di beberapa cabang YKI, yakni Kupang, Palembang, Makassar dan Bandung. Sedangkan di tahun 2018 YKI berencana melaksanakan kegiatan pelatihan di Semarang, Jakarta, Samarinda, Bandung, Yogyakarta, Solo, Padang dan Lampung.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin