Program Vaksin MR Akan Diperpanjang?

INILACOM, Jakarta – Pencapaian vaksin Measles Rubella (MR) yg dilaksanakan di luar provinsi Jawa belum maksimal. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI berencana buat memperpanjang waktu imunisasi.

Program MR tahap dua ini dikhususkan bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Jawa. Ini dilaksakanan sejak Agustus hingga September 2018. Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menjelaskan, hingga kini capaian imunisasi MR baru mencapai 49 persen. Sedangkan, target yg harus dicapai adalah 95 persen.

“Diskusi awalnya (untuk perpanjangan masa imunisasi tahap dua) adalah antara 2 pekan sampai 1 bulan,” ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantono, Jakarta, Selasa, (18/09/2018).

Masih menurutnya, perpanjangan masa imunisasi sedang dipikirkan bersama dengan pihak – pihak terkait.

“Dengan teman-teman karena ini menyangkut health unity tadi, bukan kemudian kalian perpanjang seenaknya sendiri, karena vaksin ini kan ada masanya, begitu disuntikan, kekebalan seperti apa yg terjadi, itulah yg harus kami jaga,” tambahnya.

Vaksin MR ini adalah sebuah upaya bagi menekan penyakit campak dan rubella. Hal tersebut sangat membahayakan terutama bagi ibu hamil. Rubella saat menular kepada ibu hamil, mulai menyebabkan keguguran dan kecatatan pada bayi yg dilahirkan. Mulai dari jantung bocor, kelainan pada mata dan menyebabkan tuli.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin