Sejumlah Daerah Raih Penghargaan Sanitasi Terbaik

Jakarta – Penghargaan sanitasi tahun ini, yaitu permulaan diberikannya penghargaan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) kepada wilayah yg sudah mencapai 100 persen pilar STBM.

Kirana Pritasari Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, menjelaskan, terdapat 23 kabupaten/kota dan 1 provinsi di Indonesia yg mendapatkan penghargaan STBM kategori pertama, yakni warganya telah 100 persen tak BAB sembarangan atau open defecation free (ODF).

Sebagai bentuk apresiasi, Menteri Kesahatan RI Nila Moeloek menyerahkan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan kepada kabupaten/kota dan provinsi yg telah terpilih.

Penghargaan STBM Berkelanjutan yaitu penghargaan berjenjang dengan 5 kategori, yakni, kategori STBM Eka Pratama (memenuhi 1 pilar STBM), STBM Dwi Pratama (memenuhi 2 pilar STBM), STBM Eka Madya (memenuhi 3 pilar STBM), STBM Dwi Madya (memenuhi 4 pilar STBM), dan STBM Utama (memenuhi 5 pilar STBM).

Berdasarkan data e-monev STBM, bagi ketika ini, hingga Oktober 2018 tercatat ada 23 kabupaten/kota dan 1 provinsi yg sudah mencapai 100 persen warganya tak BAB sembarangan. Sementara buat pilar 2 sampai 5 telah ada yg menerapkan namun belum ada yg mencapai 100 persen.

“Hampir segala kabupaten dan kota di Indonesia sudah melaksanakan pemicu STBM, dan 23 kabupaten dan kota serta 1 provinsi sudah lebih dulu mencapai ODF (terbebas dari BAB sembarangan). Itu adalah sebuah apresiasi yg tak cuma perlu diapresiasi namun mampu pula menjadi pembelajaran buat kabupaten dan kota serta provinsi yang lain bagi mampu melaksanakannya,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes dr. Kirana Pritasari, MQIH, Jakarta, Kamis, (18/10/2018).

Provinsi yg mendapatkan penghargaan STBM Berkelanjutan Eka Pratama adalah DIY Yogyakarta karena segala kabupaten/kota nya sudah ODF. Sementara 23 kabupaten/kota itu adalah Sukoharjo, Karanganyar, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Wonogiri, Boyolali, Grobogan, Ngawi, Pacitan, Madiun, Magetan, Pare-pare, Banda Aceh, Gunung Kidul, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Sumbawa Barat, Alor, Kupang, Lamongan, Kulonprogo, dan Pringsewu.

Terdapat lima pilar STBM yg menjadi acuan. Antara lain:

1. Stop BAB sembarangan

2. Cuci tangan pakai sabun

3. Pengelolaan air minum dan makanan

4. Pengelolaan sampah

5, Pengelolaan limbah cair.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin