Sembilan Juta Anak Indonesia Tumbuh Tidak Optimal

Jakarta – Masalah stunting, atau kekurang gizi kronis di Indonesia tercatat hampir sembilan juta anak di bawah usia lima tahun mengalami pertumbuhan tak maksimal.

Dengan angka ini, Indonesia berada di peringkat kelima negara yg kekurangan gizi sedunia. Hal ini sangat memprihatinkan.

“Kasus stunting ini sangat berpotensi bagi mengancam generasi mendatang menjadi generasi yg hilang. Kekurang gizi pada usia dini bisa meningkatkan angka kematian buat bayi dan anak, gampang terserang penyakit dan kerja otak yg tak optimal sehingga bisa menurunkan kemampuan kognitif,” papar Fasli Jalal, pakar gizi dan juga Dewan Pembina Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), di acara ngobrol @tempo Mencegah Stunting Meningkatkan Dya Saing Bangsa, Jakarta, Rabu (24/01/2018).

Angka stunting yg tinggi juga diperkirakan bisa merugikan perekonomian Indonesia dalam jangka panjang. Menurut studi Grantham-McGregor (2007), anak yg mengalami stunting berpotensi memiliki penghasilkan lebih rendah sekitar 20 persen dibandingkan anak yg tumbuh optimal.

“UNICEF memperkirakan stunting juga mampu menyebabkan Pendapatan Domestik Bruto merosot 3 persen, sedangkan analisis Qureshy tahun 2013 menyebut stunting bisa merugikan Indonesia sampai Rp.300 triliun per tahunnya,” kata Sri Enny Hartati, Direktur Institute for Devolopment of Economics and Finance (INDEF).(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin