Tekan Angka Kematian Anak

Jakarta – Angka persalinan preterm (persalinan yg terjadi sebelum usia kehamilan 37 Minggu) kurang dari 37 ribu.

Indonesia berada di urutan kelima, negara di dunia dengan jumlah bayi prematur terbanyak, lebih dari 15.5 per 100 kelahiran, menurut survey dari UNICEF, dimana Swedia cuma 8 persen, Jepang 6 persen dan USA 11 persen.

Sekitar 1 dari 7 bayi lahir di Indonesia yaitu preterm, sebuah keadaan dimana otak bayi dan organ belum sempurna. Hal ini berkaitan dengan biaya yg harus dikeluarkan bagi merawat dan mengobati bayi dengan keadaan tersebut, yakni mencapai 10 juta sehari.

Iuran BPJS sebagian dipakai bagi membayar perawatan dan pengobatan bayi preterm yg bisa menghabiskan 30 juta rupiah sebulan dengan tak ada jaminan bayi tersebut mulai tetap hidup.

“Jadi yg paling krusial adalah kalian harus mengatasi dahulu di ujungnya, karena kalau tidak, BPJS mulai bangkrut ke depannya. Artinya, gizi diperbaiki sebelum hamil,” papar Dr.dr. Ali Sungkar, SpOG KFM, Jakarta, baru – baru ini.

Karena itu, masih menurutnya, calon ibu harus melakukan pre marital test. Hal ini sangat utama agar kelangsungan kehidupan dan kesehatan calon bayi bisa terprediksi dengan baik.

“lakukan pre-marital test untuk mengetahui keadaan mental dan fisik calon suami, juga termasuk pemeriksaan talasemi, hepatitis dan diabetes untuk para calon ibu,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin