Tiga Solusi Pecahkan Masalah

Jakarta – Bagaimana membedakan antara terlalu banyak berpikir dan memecahkan sebuah masalah?

Mengutip dari health, Sabtu, (05/01/2019), persiapan dan perencanaan adalah strategi yg solid buat menangani masalah. Anda mungkin mengidentifikasi cara kreatif buat menghadapi tantangan, atau Anda bisa mengembangkan rencana bagi mencegah Anda mengulangi kesalahan.

Baik ketika Anda berurusan dengan persoalan hubungan, persoalan terkait pekerjaan, atau dilema keuangan, mencurahkan energi mental Anda bagi mengatasi halangan mampu menolong Anda mengembangkan solusi yg efektif.

Namun, seandainya Anda menghabiskan berjam-jam menganalisis persoalan Anda, Anda mungkin menciptakan lebih banyak kesulitan buat diri sendiri.

Ketika Anda berada dalam suasana hati yg buruk dan Anda fokus pada hal-hal yg menyebabkan Anda merasa tak enak, Anda mulai merasa lebih buruk. Saat Anda cemas, membayangkan hal-hal buruk terjadi pada Anda mulai membuat terjebak dalam keadaan kecemasan abadi.

Perbedaan antara terlalu banyak berpikir dan penyelesaian persoalan bukanlah tentang waktu Anda berinvestasi, ini tentang cara Anda berpikir.

Ketika Anda mendapati diri memikirkan persoalan atau peristiwa yg menyusahkan, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Apakah ada solusi buat persoalan ini?

Beberapa persoalan tak bisa diselesaikan. Anda tak mampu membuat penyakit orang yg dicintai hilang, dan Anda tak mampu membatalkan peristiwa traumatis yg telah terjadi. Memikirkan hal-hal dengan cara yg tak produktif dapat merusak kesejahteraan psikologis Anda.

2. Apakah aku fokus pada persoalan atau mencari solusi?

Jika Anda dihadapkan dengan persoalan keuangan, mencari strategi bagi mendapatkan lebih banyak uang atau melunasi hutang Anda sangat membantu.

Namun, membayangkan diri Anda menjadi tunawisma atau memikirkan betapa tak adilnya situasi keuangan Anda mulai membuat Anda terjebak.

3. Apa yg aku capai dengan memikirkan hal ini?

Jika Anda secara proaktif berusaha mendapatkan perspektif baru, Anda mungkin menemukan bahwa memikirkan suatu persoalan sangat membantu.

Namun, seandainya Anda berulang kali berpikir tentang bagaimana Anda menginginkan sesuatu berbeda atau membayangkan segala hal yg salah (tanpa mengidentifikasi tindakan yg mulai menolong Anda menjadi sukses), Anda terlalu banyak berpikir.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin