Tim Kesehatan Berhasil Operasi Pasien Patah Tulang

Palu – Upaya penangan di bidang kesehatan selalu dikerjakan pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Salah satunya adalah dengan membantu korban yg mengalami patah tulang.

Mengutip siaran pers yg diterima dari Kemenkes RI, Jumat, (05/10/2018), pada Kamis, (04/10/2018), dalam semalam tenaga kesehatan bisa melakukan operasi patah tulang kepada enam pasien. Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Sis Aljufri, Palu sudah difungsikan. Malam harinya dokter yg bertugas di RS tersebut sudah mengoperasi 6 pasien patah tulang.

“IGD ini baru dapat difungsikan kemarin. Semalam kita telah operasi 6 pasien patah tulang, hari ini mungkin mulai lebih banyak lagi berdatangan,” kata dr. Yogi Prabowo, Ketua Tim Medis RSCM di Palu.

Relawan dokter yg bertugas di RS Sis Aljufri sementara ini ada 13 dokter dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo yg terdiri dari dokter spesialis orthopaedi, spesialis anestesi, spesialis penyakit dalam, dokter emergency dan perawat. Selain mereka ada juga dokter umum dan perawat yg berasal dari rumah sakit itu sendiri.

Dr. Yogi menambahkan, tenaga kesehatan yg tiba ke daerah bencana di Palu cukup banyak dan tinggal dikirimkan ke wilayah-wilayah terdampak di Palu, Donggala, dan Sigi.

“Memang (pengiriman dokter ke wilayah terdampak) sedang diatur, dan sedikit demi sedikit telah ada dokter yg disebar ke pelosok pengungsian, ada juga ke rumah sakit lain,” kata dr. Yogi.

Semua bantuan sangat dibutuhkan oleh para korban bencana, termasuk obat-obatan. Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Achmad Yurianto menyampaikan stok obat dijamin mencukupi. SOP-nya pasokan obat termasuk logistik lainnya itu harus cukup bagi setiap satu pekan selanjutnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin