Tingkatkan Kualitas Air Bersih Untuk Kesehatan

Jakarta – Meningkatkan kualitas air bersih dan sanitasi sangat utama dalam lingkungan. Ini adalah tonggak dari sumber kesehatan, terutama buat kehidupan anak.

Karena itu, Cargill dan CARE International berusaha buat mempebaiki dan membangun fasilitas sanitasi dan air bersih di sekolah dasar. Sekolah dasar tersebut terdapat di Banten dan Makassar.

Program ini yaitu bagian dari komitmen selama 2 tahun melalui program Promoting a Sustainable and Food Secure World (PROSPER). Tujuan penting program ini di Indonesia adalah bagi meningkatkan kualitas hidup anak-anak usia sekolah dasar melalui pendidikan gizi dan penyediaan akses air bersih serta sanitasi bagi mengurangi penyakit terutama yg dipicu oleh kurangnya sarana sanitasi dan keadaan air yg tercemar.

Sebagai tambahan, keadaan air dan sanitasi yg buruk menjadi penyebab tingginya angka stunting terhadap anak di Indonesia.

Bupati Serang, Ibu Ratu Tatu Chasanah meresmikan secara simbolis fasilitas sanitasi dan air bersih bertempat di SDN Warakas 3 Desa Lamaran, Kecamatan Binunang, Serang Banten. Dalam sambutannya ia mengatakan apresiasi terhadap program Cargill dan Care yg secara positif meningkatkan perilaku sehat dan berharap mampu ditiru pihak-pihak yang lain bagi mendorong upaya percepatan peningkatan kesehatan masyarakat.

Turut hadir dalam acara peresmian ini perwakilan dari mitra kerja merupakan Kementerian dalam negeri, Dinas Pendidikan dan kebudayaan, pimpinan CARE International, Karyawan Cargill dan siswa siswi dari 10 sekolah dasar di Serang, Banten.

“Cargill berkomitmen bagi mendukung komunitas disekitar kalian bertumbuh. Kerjasama dengan CARE menyatukan kalian dengan komunitas maupun masyarakat yg membutuhkan, memberikan kalian kesempatan mewujudkan tujuan kita bagi men-sejahterakan dunia,” kata Corporate Affairs Director Cargill Indonesia Arief Susanto, seperti yg dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (07/08/2018).

Akses terhadap sanitasi dan air bersih serta peningkatan gizi anak sekolah mulai mendorong kesehatan anak dan semangat belajarnya.

“Kami juga bekerja sama dengan Pemerintah daerah, LSM, orang tua murid, guru dan komunitas buat memastikan kesuksesan jangka panjang dari program ini, meningkatkan gizi dan akses hingga tahun-tahun kedepan,” tambahnya.

Selain pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih yg menyediakan akses terhadap sanitasi dan air bersih untuk siswa dan guru, juga dikerjakan peningkatan kapasitas buat Pegawai pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Guru, Orang tua dan Komunitas sehingga mereka dapat mempromosikan perilaku sehat dan bersih serta peningkatan gizi makanan.

Program ini juga memberikan pelatihan untuk 400 dokter kecil bagi pengetahuan sanitasi, kesehatan dan peningkatan gizi, sehingga mereka bisa memberikan pengetahuan itu untuk teman-temannya.

“Sebanyak 50 orang master trainers bidang nutrisi juga sudah dilatih bagi nantinya melatih guru, siswa, penyedia jasa makanan di sekolah serta komunitas mengenai gizi,” ujarnya.
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin