Toilet Bersih Jadikan Anak Indonesia Semakin Sehat

Jakarta – Mewujudkan budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tak mudah. Hal ini harus dimulai sejak dini termasuk pada ketika anak duduk di sekolah.

Godo Thahjono, strategic marketing & humanistic management consultant yg juga penulis buku Indonesia’s Best Practices of Corporate Social Intiative dan Juri di program Indonesia Best Corporate Social Initiatives 2018 yg digelar Majalah MIX (Swa Group), menjelaskan, PHBS yg bisa dikerjakan sejak dini kepada anak -anak adalah melalui sanitasi yg bersih. Seperti memiliki toilet bersih. Membiasakan anak memakai toilet yg benar adalah satu satu cikal bakal terbentuknya generasi sehat.

“Toilet bersih di sekolah. Ini mampu membuat anak terbiasa memakai toilet dengan baik. Kebiasaan baik ini mampu dia bawa ke rumah sehingga di lingkungannya milik kebiasaan memakai toilet bersih,” papar Godo, Jakarta, baru – baru ini.

Dalam program Indonesia Best Corporate Social Initiatives yg digagas oleh majalah MIX MarComm dari SWA Media Group, diberikan penghargaan untuk program-program sosial perusahaan atau populer dengan istilah program CSR (Corporate Social Responsibility) di Indonesia yg dinilai berhasil membawa dampak signifikan buat para penerima manfaat.

Salah satunya dalam bidang kesehatan. Konimex, sebagai salah satu perusahaan industri farmasi merasa peduli terhadap masyarakat di bidang kesehatan. Salah satunya dengan mewujudkan program sanitasi sehat di sekolah.

Tahun 2017, perusahaan farmasi yang berasal Sukoharjo, Solo tersebut berhasil membuat toilet di 75 sekolah dasar di Kabupaten Sukoharjo. Biasanya seringkali siswa mengeluhkan toilet yg jorok di sekolahnya dan membuat siswa tidak nyaman. Tentu ancaman kuman penyakit bertebaran.

Kampanye PHBS ini dapat meningkatkan kesehatan siswa. Apalagi tak cuma jorok, terkadang jumlah perbandingan siswa dengan toilet di sekolah tak memadai. Karena itu, dengan adanya perbaikan toilet yg dilakukan, sangat baik untuk kesehatan anak bangsa.

“Jika kebiasaan baik memakai toilet ini dikerjakan sebanyak lebih dari delapan orang anak ini adalah sebuah perubahan,” tambahnya. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin