Vegetarian Bermanfaat Untuk Lingkungan

New Delhi – Vegetarian semakin banyak sebagai salah satu cara buat menjalankan gaya hidup sehat.

Mengutip dari zeenews, Senin (12/02/2018), dengan cara vegetarian Anda mendapat banyak keuntungan untuk kesehatan.

Menurut sebuah penelitian, diet tinggi buah dan sayuran lebih baik buat lingkungan daripada yg kaya mulai produk hewani. Sementara vegetarian perlahan-lahan berkembang sebagai tren kesehatan di semua dunia dengan beberapa orang paling berpengaruh yg menerapkannya sebagai gaya hidup, sementara ini menjadi pokok perdebatan terus-menerus.

Banyak penelitian sebelumnya sudah mendukung manfaat kesehatan diet, ada beberapa orang yang lain yg menyampaikan bahwa mengonsumsi makanan vegetarian benar-benar mampu tidak mengurangi perubahan.

Studi baru, bagaimanapun, menjelaskan bahwa kebutuhan energi tinggi bagi peternakan, serta kontribusi ternak yg sangat besar terhadap emisi gas rumah kaca, mulai menyebabkan kerusakan pada planet ini.

Selain itu, produksi ternak intensif juga bertanggung jawab atas hilangnya keanekaragaman hayati yg signifikan karena konversi habitat alami menjadi rumput dan tanaman pakan.

Penelitian yg dipublikasikan di jurnal Frontiers in Nutrition, juga menemukan bahwa makanan organik memberikan manfaat iklim tambahan yg signifikan buat diet nabati.

“Kami ingin memberikan gambaran yg lebih komprehensif tentang bagaimana perbedaan pola makan terhadap lingkungan,” kata Louise Seconda, seorang peneliti di Agence De L’Environnement Et De La Maitrise De L’Energie, sebuah organisasi perlindungan lingkungan di Prancis.

“Secara khusus, sangat menarik buat mempertimbangkan dampak dari makanan nabati dan makanan organik,” tambahnya.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti memperoleh keterangan tentang asupan makanan dan konsumsi makanan organik dari lebih 34.000 orang dewasa. Mereka memakai apa yg disebut skor provegetarian bagi menentukan preferensi produk makanan nabati berbasis tumbuhan atau hewan.

Para periset juga melakukan penilaian dampak lingkungan daur hidup produksi di tingkat petani terhadap tiga indikator lingkungan – emisi gas rumah kaca, permintaan energi kumulatif, dan pendudukan lahan.

Setelah menggabungkan data produksi konsumsi dan pertanian, hasilnya memamerkan bahwa dampak lingkungan terkait makanan dikurangi dengan diet nabati – terutama emisi gas rumah kaca.

“Konsumsi makanan organik tidak mengurangi manfaat lingkungan buat diet nabati,” katanya.

Pola makan vegan melibatkan konsumsi seluruh biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, sayuran dan buah-buahan dan jumlah makanan yg hampir tidak terbatas yg dibuat dengan menggabungkannya. Ini tak termasuk asupan makanan yg diproduksi oleh hewan atau produk turunan hewani seperti telur, daging dan produk susu.(tka)

Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin