Waspada, Ibu Hamil Sering Konsumsi Paracetamol

New York – Wanita yg mengonsumsi acetaminophen, dikenal sebagai parasetamol ketika kehamilan mulai mempengaruhi keterampilan anak berbahasa.

Sebuah penelitian menjelaskan hal tersebut. Mengutip dari zeenews, Kamis (11/01/2018), parasetamol banyak digunakan buat mengurangi demam tinggi atau mengurangi rasa sakit selama kehamilan dini enam kali lebih mungkin bagi melihat keterlambatan dalam keterampilan bahasa anak perempuan mereka.

Keterlambatan komunikasi mempengaruhi anak laki-laki pada ketika bersamaan, namun lebih banyak lagi di antara anak-anak perempuan.

“Mengingat prevalensi penggunaan asetaminofen prenatal dan pentingnya perkembangan bahasa, temuan kami, seandainya direplikasi, memperlihatkan bahwa wanita hamil harus membatasi penggunaan analgesik selama kehamilan,” kata Shanna Swan, Profesor di Icahn School of Medicine di Gunung Sinai. di New York, AS.

“Penting untuk kalian buat melihat perkembangan bahasa karena sudah terbukti menjadi prediktif terhadap persoalan perkembangan saraf lainnya pada anak-anak,” tambah Swan.

Studi yg dipublikasikan di jurnal European Psychiatry ini, meneliti 754 wanita, yg hamil 8-13 minggu. Periset meminta peserta bagi melaporkan jumlah tablet asetaminofen yg sudah mereka dapatkan dan menguji konsentrasi asetaminofen dalam air kencing mereka ketika mendaftar.

Baik jumlah tablet dan konsentrasi dalam urin dikaitkan dengan peningkatan keterlambatan bahasa yg signifikan pada anak perempuan, dengan sedikit penurunan pada anak laki-laki. Penelitian sebelumnya sudah menemukan bahwa terlalu banyak paparan obat penghilang rasa sakit selama kehamilan juga merusak kesuburan anak perempuan.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin