Yuk, Bentuk Sifat Mandiri Anak Sejak Dini

Jakarta – Membentu sifat mandiri pada anak sejak dini sangat baik dan bermanfaat.

OMATIQ 2018, adalah sebuah acara yg sangat berperan nyata buat para anak dhuafa dan yatim meningkatkan program pemberdayaan pendidikan, bidang matematika, Al Islam dan Al Quran.

Dengan visi memandirikan yatim dhuafa, YATIM MANDIRI (YM) tak cuma menyantuni mereka tetapi juga menjembatani mereka menuju kemandirian belajar dan akhlak.

OMATIQ yaitu ajang pembuktian prestasi anak-anak yatim yg selama ini dibina oleh YATIM MANDIRI melalui Sanggar Genius.

Dengan peserta lebih dari 4000 anak yatim di segala Indonesia tiap tahunnya, OMATIQ yaitu olimpiade anak yatim terbesar yg pernah diadakan di Indonesia. Di babak Grand Final, mereka memperebutkan 210 posisi yg sudah diadakan di semua cabang YATIM MANDIRI.

Program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar kemanandirian untuk peserta dimana mereka harus berani tiba jauh dari rumahnya ke Jakarta tanpa pengawalan orang tua.

“Meningkatkan kepercayaan diri. Karena mereka yg terpilih ke Jakarta sudah menyisihkan puluhan bahkan ratusan teman sebayanya. Dan mereka kemudian harus bersiap berkompetisi lagi di Jakarta,” ujar Hendy Nurrokhmansyah, GM Program Pemberdayaan & Charity, Jakarta, Minggu, (21/10/2018).

Acara yg mengambil tempat di Perpustakaan Nasional Jakarta ini yaitu salah satu cara YATIM MANDIRI membangun kepercayaan diri anak yatim dhuafa negeri, agar mereka tidak cuma bisa secara akademis tetapi juga memiliki harga diri dan kebanggaan sebagai bagian dari YATIM MANDIRI.

Demi suksesnya acara ini, YM juga sudah menggandeng Kolam Ikan Creative Communication sebagai mitra yg juga memiliki kepedulian serupa terhadap anak yatim.

JUARA BARU DI OMATIQ 2018 TELAH DITENTUKAN

Perlombaan cabang matematika menjadi penutup acara Grand Final OMATIQ pada tahun 2018 ini.

Siapakah juara-juara itu ?

Juara 1 : M. Farrel Rizkullah – Ponorogo

Juara 2 : Safira Putri Erlangga – Surabaya

Juara 3 : ST. Wafiratul Afkar – Tuban

Harapan 1 : Kheyla Oktavelin Halim – Yogyakarta

Harapan 2 : M. Syahril Zimran – Tuban.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin