‘Chicken Sashimi’ Makin Populer, Amankah Makan Sajian Daging Ayam Mentah Ini?

Jepang milik hidangan daging ayam mentah yg populer. Tapi apakah makanan ini aman buat dikonsumsi. Ini penjelasannya.

Chicken sashimi merupakan salah sesuatu makanan populer Jepang yg berupa irisan daging ayam mentah yg biasanya disantap dengan cocolan shoyu atau wasabi. Namun, seperti diketahui makan ayam mentah bisa menyebabkan keracunan makanan. Terutama akibat dari bakteri pada daging ayam seperti salmonella dan campylobacter.

Baca juga : ‘Chicken Sashimi’, Irisan Daging Ayam Mentah yg Kini Mulai Disukai Orang

'Chicken Sashimi' Makin Populer, Amankah Makan Sajian Daging Ayam Mentah Ini?Foto: iStock

Menurut The Asahi Shimbun (7/9), strain campylobacter bertanggung jawab atas 60 persen perkara keracunan makanan di Jepang. Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang bahkan menyarankan restoran bagi tak menyajikan hidangan ayam mentah tersebut. Namun, karena permintaan selalu mengikat, chicken sashimi tetap disajikan dan menjadi makanan yg populer.

Chicken sashimi dibuat dengan cara merebus atau membakar ayam dalam waktu tak lebih dari 10 detik. Sedangkan Departemen Pertanian A.S. merekomendasikan suhu internal setidaknya 165 F atau sekitar 73 C.

'Chicken Sashimi' Makin Populer, Amankah Makan Sajian Daging Ayam Mentah Ini?Foto: iStock

Dr. Randy W. Worobo, seorang profesor mikrobiologi makanan di Cornell University, menyampaikan bahwa, ayam yaitu pembawa salmonella yg terkenal. Tidak peduli seberapa segar bagian dalam ayam, ayam mentah tetap mengandung salmonella. Unggas mentah memiliki kandungan bakteri bawaan yg tinggi di dalam dan luar.

Jika ayam cuma direbus sesaat, tak ada jaminan bahwa ayam tersebut tak mulai menularkan bakteri berbahaya. Tetapi memasaknya higga matang dapat menghilangkan patogen bawaan. Worobo merekomendasikan buat menghindari kontaminasi pasca memasak, dengan memakai pisau yg berbeda buat dua makanan khusunya ketika menyiapkan makanan mentah.

Worobo juga menyampaikan bahwa fakta tentang ayam yg mungkin berasal dari peternakan kecil. “Produsen unggas besar sangat sadar mulai salmonella dan mengupayakan agar unggas bebas patogen. Tapi, walaupun ayam berasal dari peternakan kecil, tak berarti bebas dari patogen,” katanya.

Baca juga : Daging Kodok Disajikan Sebagai Sashimi Lezat di Jepang

(odi/odi)

Sumber: http://food.detik.com

Post Author: admin