Pola Diet Dengan Puasa Lebih Efektif Turunkan Berat Badan?

Jika lalu sangat ditabukan bagi tak makan tepat waktu. Kini justru ada tren diet dengan menjalani puasa. Seperti apa ya?

Sebuah penelitian menyatakan bahwa diet bukanlah kasus makanan apa yg harus dimakan atau tak boleh dimakan. Tetapi, diet itu tergantung dari waktu yg tepat buat makan.

Istilah ‘diet’ biasanya merujuk pada pengurangan atau pembatasan makan. Namun hal ini tak berlaku seandainya Anda coba diet puasa. Berbeda dengan diet pada umumnya, metode yg satu ini justru menolong Anda bagi mengatur pola makan.

Pola Diet dengan Puasa Lebih Efektif Turunkan Berat BadanFoto: iStock

Untuk menjalani diet puasa, Anda harus kuat menahan rasa lapar selama beberapa waktu. Anda cuma mulai makan dua kali sehari. Tapi Anda tetap diperbolehkan bagi minum air putih.

Saat akan Anda mungkin mulai mengalami kesulitan. Karena rasa lapar mampu saja memancing kemarahan. Meski begitu, seiring berjalannya waktu Anda mulai akan terbiasa sehingga dapat mengatasi rasa lapar tersebut. Studi tentang puasa alternatif memperlihatkan bahwa orang menilai rasa lapar mereka pada hari pertama puasa 8 dari skala 1-10. Namun setelah dua minggu, nilai tersebut turun menjadi 3.

Saat pertama, cobalah buat berpuasa selama dua pekan terlebih dahulu. Ingatlah apa yg Anda rasakan dan apa yg Anda makan. Jika sanggup dan dampaknya baik untuk Anda maka lanjutkanlah. Jangan takut merasa lapar, seandainya telah teratur, Anda mulai merasa kenyang sepanjang waktu.

‘Rasa lapar tak mulai parah seiring berjalannya waktu. beberapa studi memamerkan rasa puas dan kenyang,’ ungkap Kristin Hoddy, PhD, R.D.N, seorang ahli diet seperti dikutip dari Foxnews (26/9).

Pola Diet dengan Puasa Lebih Efektif Turunkan Berat BadanFoto: Thinkstock

Hingga kini belum ada riset mengenai puasa jangka panjang. Tapi manfaat yg Anda dapatkan sangat menjanjikan dan risikonya rendah. Anda juga mampu menghentikannya kapanpun Anda mau.

Sebuah studi memamerkan bahwa Anda menyimpan lebih banyak otot dan kehilangan lebih banyak lemak ketika berpuasa. Hal ini terjadi karena setelah 12 jam puasa, Anda kehabisan energi yg tersimpan dalam karbohidrat sehingga lemak yg ada dalam tubuh Anda mulai terbakar.

Puasa adalah tentang mengurangi kalori Anda secara berbeda dengan mengubah pola makan. Maka aturlah menu makan Anda dan hitunglah berapa kalori yg Anda peroleh setiap harinya. Anda juga mampu menyusun jadwal puasa sesuai keinginan. Sehingga Anda tetap dapat menikmati hari-hari biasa.

Tak perlu takut dengan makanan yg Anda makan, karena selera makan Anda cuma mulai naik 10-15% dari nafsu ketika berpuasa. Artinya tak mulai melebihi kalori yg sudah Anda kurangi. Selamat mencoba!

Baca Juga : 6 Cara Ini Bikin Diet Puasa Lebih Efektif bagi Turunkan Berat Badan

(odi/odi)

Sumber: http://food.detik.com

Post Author: admin