Agnez Mo ‘Noises’: Monolog Hening Di Tengah Suara Bising

– Sejak menetapkan buat mencicipi industri musik di level yg lebih tinggi, suka atau tidak, harus diakui kalau Agnes Monica tak banyak melakukan manuver buat menegaskan karir internasionalnya. Hanya single Coke Bottle, dan update perubahan penampilan yg diperlihatkan oleh seorangAgnez Mo.

Meski beberapa kali teaser dan isu yg tersebar melalui dunia maya mengenai rilisan barunya, nyatanya hal tersebut tidak dapat mengusir pertanyaan para fans dan penikmat musik Agnez Mo. ‘Kapan Agnez Mo mulai merilis single atau album penuh?’ Tiga tahun berlalu sejak hype dari single Coke Bottle, dan Agnez belum merilis karya baru.

Namun di antara seluruh pertanyaan itu terus ada harapan para fans yg terselip di hampir setiap kolom komentar social media Agnez Mo. Namun, penyanyi 31 tahun itu pun menjawabnya pada tanggal 17 September 2017 kemarin. Melalui channel YouTube pribadinya, Agnez Mo mengunggah sebuah video yg berhasil menarik perhatian fans dan para penikmat musik lainnya.

instagram.com/agnezmo

AGNEZ x MO intro: NOISES‘, jadi judul video yg berdurasi 1 menit 32 detik itu. Anehnya, tak ada penjelasan apapun yg dicantumkan Agnez Mo selain monolog yg ia ucapkan pada video terbarunya. Juga kata ‘intro’ yg tersemat pada judul, seolah mengarahkan kami pada satu pemahaman kalau video ini adalah bagian pertama yg mulai mengawali rilisan terbarunya.

Ketika menilik kolom komentar, banyak pula yg meyakini seandainya video Noises adalah awalan sebelum Agnez Mo merilis album internasional pertamanya. Semakin menarik mengingat video ini terasa sangat hening tanpa adanya musik apapun yg menemani, cuma ada Agnez Mo dengan monolog-nya.

How many people have found the love they want,
How many people would die to laugh the way we do.
The way we understand each other without words.
The way we cry … cuz we care a little bit too much.
But what if that much is what we need,
and that much is who we are.

Is it wrong to feel,
or not feel at all.

So fast
Don’t have time to process.

Monolog pada bagian pertama seakan merepresentasikan generalisasi Agnez Mo atas tujuan hidup setiap orang. Menemukan dan melakukan apa yg dicintai, dahulu meraih kebahagiaan. Agnez Mo sadar seandainya hal-hal itulah yg terus menjadi pertanyaan dan mengiringi kehidupan setiap orang.

YouTube/AGNEZ MO

I hear a lot of noises.
“Who are you? which one are you? Who are you?”
The world is steady judging,
while we’re trying to find our happy ending.

Tapi bagian berikutnya justru terasa seperti punya Agnez Mo dengan keputusannya buat melangkah di level yg lebih tinggi. Pertanyaan, komentar hingga kritik orang-orang atas kehidupan serta karirnya diibaratkan sebagai suara bising yg selalu terdengar. Sementara di sisi lain, Agnez sendiri masih mencari apa yg ingin ia lakukan dan sampaikan melalui kesempatan yg dimilikinya ketika ini.

But that’s all i hear…
NOISES.

Until i choose me.
Complicated happy me.
And then I’m finally free…me.

But how many people have found it the way we do?
And how long does it take for you… to find you.

Hingga bagian selanjutnya Agnez menegaskan kalau ia sudah memilih bagi menjadi dirinya sendiri dan apa yg ingin diwujudkannya ketika ini. Agnez kemudian mengembalikan rangkuman singkat karirnya di Amerika pada para viewers video tersebut dengan sebuah pertanyaan, berapa lama waktu yg dibutuhkan bagi menemukan apa yg ingin kita raih dan wujudkan dalam hidup ini?

Secara visual, tentu saja kualitas yg dihadirkan pada video Noises memberikan rasa optimis tersendiri buat para fans dan penikmat musiknya. Namun buat sang penyanyi, Noises, mulai menjadi jawaban buat meredam suara-suara bising yg selama ini selalu mengiringi karirnya.

Selain itu video serta monolog ini pun seperti memberi isyarat tersendiri seandainya gebrakan Agnez berikutnya mulai membawa ide serta life purpose yg ia temukan selama berada di koridor internasional. Tapi akhirnyaNoiseskembali menyisakan pertanyaan.

Apa gebrakan baru Agnez Mo mulai berupa single, atau sebuah album penuh?
Kapan?

Yakin Sudah Baca Yang Ini?

Fenomena Fotografer Konser Berhak Mengatur Raisa, DJ Yasmin dan Nidji di Atas Stage

Jadi Coach, Tulus Kembali Terlibat di Acara The Voice Kids Indonesia 2

Ngetren di Kalangan Artis, Apa Veneer Gigi Itu & Berapa Biayanya?

‘Kinky Side’, Agnez Mo Kolaborasi Dengan Ludacris?

Ubah Nama Panggung, Erevano Tolak Disamakan Dengan Agnez Mo

(kpl/ntn)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin