Cerita Tur Asia Wake Up Iris!, Dari Korea Selatan Sampai Malaysia

– Wake Up Iris terpilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam beberapa festival internasional. Duo yang berasal Malang ini menghadiri Zandari Festa Music Showcase Festival di Seoul, Korea Selatan pada 4-7 Oktober lalu. Bersama mereka turut juga Lightcraft dan Kimokal (Jakarta) serta delegasi Indra Ameng dan Keke Tumbuan dari RRRECFEST.

Kesempatan ini tidak mereka sia-siakan. Tak cuma bermain musik, Wake Up Iris yg terdiri atas Bie Paksi dan Vania Marisca ini juga memanfaatkannya bagi berjejaring dengan berbagai musisi, agensi, manajemen hingga penyelenggara festival dari semua dunia.

Tahun ini Zandari Festa dihadiri oleh lebih dari 50 delegasi antarbangsa seperti Lucfest(Taiwan), Glastonbury (UK), Playtime (Mongolia), Pohoda Festival (Slovakia), RRRECFEST(Indonesia), dan banyak lagi. Tidak cuma penyelenggara festival, beberapa agensi, pemilik venue dan manajemen juga hadir seperti The Tivoli (Australia), Music Community (Singapura), Kakao Music (Korea), Musicdish (China) dan yang lain lain. Tentu hal ini sangat menolong karir bermusik siapapun yg hadir dalam festival ini.

Wake Up Iris! terpilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam Zandari FestaWake Up Iris! terpilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam Zandari Festa

Kali ini Zandari Festa diadakan di daerah Hongik dan menghadirkan tamu istimewa merupakan Glen Matlock dari Sex Pistol yg legendaris itu. Bekerja sama dengan DMZ Peace Train Festival, ia juga melakukan showcase di acara ini.

Wake Up Iris! berkesempatan buat menjadi salah satu musisi yg mengisi Opening
Party Zandari Festa di hari pertama, dimana slot ini sangat ditunggu oleh berbagai musisi yg terlibat, karena eksposure yg baik bagi penampilan selanjutnya. Selain bermain di Zandari Festa, Wake Up Iris! juga berkesempatan tampil di acara musik yg diselenggarakan oleh pemerintah Korea Selatan merupakan Seoul Music City Connection di Changdong.

Penampilan Wake Up Iris! di atas panggung.Penampilan Wake Up Iris! di atas panggung.

Acara ini juga dihadiri beberapa musisi internasional serta delegasi internasional buat membentuk Kota Musik Changdong dalam 10 tahun kedepan. Sayangnya, salah satu festival di Pulau Jeju harus terlewatkan karena terkena taifun yg melintasi asia pada tanggal 6-10 Oktober lalu.

“Setelah berkenalan dengan banyak musisi dan perwakilan di Seoul, kita yakin, musik Indonesia memiliki kesempatan yg besar buat diperkenalkan lebih luas, serta kesempatan itu ada di sekitar kami (musisi) sendiri” Bie Paksi menegaskan. “ Kita cuma perlu lebih membuka mata dan berjejaring lebih banyak lagi” tambah Vania Marisca.

Wake Up Iris! juga menyempatkan diri berkunjung di Malaysia.Wake Up Iris! juga menyempatkan diri berkunjung di Malaysia.

Selain mengunjungi Korea Selatan, Wake Up Iris ! juga berkesempatan menghampiri
Malaysia dan mengadakan pertunjukan mini di Ipoh, Kuala Lumpur dan Melaka. Selama
beberapa hari mereka juga menghampiri media dan komunitas musik di Negara tetangga tersebut. Mereka bermain di PBUY Store di Ipoh, Gaslight di Kuala Lumpur dan Merdeka Studio di Melaka. Antusiasme pendengar Malaysia sangat besar terhadap musik dari Indonesia.

Setelah dua pekan mengelilingi Korea Selatan dan Malaysia, tur yg bertajuk Aureole Asian Tour dan bekerja sama dengan Siasat Partikelir ini terbilang sukses terlaksana. 
  

(kpl/dka)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin