Comeback, Payung Teduh Kini Iringi Pementasan Teater

– Kabar gembira tiba dari pelantun musik folk, jazz, dan keroncong yg satu ini. Yap, Payung Teduh is back! Dengan formasi baru, mereka kembali bermusik buat meredam kerinduan fans mulai alunan musiknya. Sejak Is dan Comi menetapkan hengkang, band yg aktif sejak 2013 ini memilih vakum dari dunia musik bagi sementara. Sudah lama dinantikan, akhirnya mereka menetapkan buat lanjut walau tanpa kedua personelnya.

Payung teduh melanjutkan bandnya dengan member yg ada dilengkapi 4 personel tambahan. Untuk sementara, Ivan yg sebelumnya bermain gitar, sekarang sekaligus mengisi vokal. Begitu juga dengan Cito yg beralih ke bass dari sebelumnya menabuh drum, sambil sesekali ikut bernyanyi. Terjadinya perubahan formasi ini diakui tak mengurangi semangat bermusik mereka.

Bukan di panggung seperti biasanya, kali ini mereka kembali bermusik buat mengiringi musik sebuah pementasan teater. Pasalnya, Payung Teduh memang lahir dari dunia teater sebelum menjadi sebuah band yg digandrungi seluruh kalangan ini. Teater tersebut bernama Teater Pagupon yg mulai mempersembahkan pementasan yg ke-100 berjudul Dedes.

© instagram.com/payungteduhofficial© instagram.com/payungteduhofficial

Kolaborasi Payung Teduh bersama Teater Pagupon semakin spesial dengan hadirnya Reda Gaudiamo, musisi sastra yg biasa melantunkan musikalisasi puisi. “Sejak November lalu, aku dan Ivan telah terlibat dengan persiapan pementasan Dedes, cuma saja ketika itu kalian masih kesulitan dalam membagi waktu. Dari proses persiapan pementasan Dedes, Payung Teduh melahirkan sebuah lagu yg mulai menjadi lagu pembuka sekaligus penutup pementasan Dedes nanti. Lagu tersebut juga bisa kami nikmati di panggung-panggung Payung Teduh selanjutnya. Sampai jumpa!,” ucap Alejandro Saksakame (biasa dipanggil Cito atau Ale) ketika ditanya mengenai pementasan teaternya.

Dedes sendiri mengisahkan perjuangan seorang wanita yg bernama Dedes dalam menentukan jalan hidup bagi dirinya sendiri. Secara kejam Dedes diasingkan dari lingkungannya dan dipaksa memilih pria yg mulai menjadi pasangan hidupnya. Demi keselamatan keluarga, teman-teman, serta lingkungannya, Dedes terpaksa harus bertindak lebih tegas. Meskipun harus mengorbankan nasibnya sendiri.

Bagi yg ingin mengobati rindu nyanyian dari Payung Teduh, pementasan teaternya bisa disaksikan segera pada awal bulan maret. Pementasan Dedes mulai diselenggarakan pada 8 & 9 Maret 2018 di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pukul 20.00 WIB. Untuk pemesanan tiket, telah mampu dikerjakan melalui media social Teater Pagupon @teaterpagupon.

Baca Yang Ini Juga!

Payung Teduh Tetap Produktif Walau Ditinggal Personilnya

Tanpa Is dan Comi, Ini Formasi Baru Payung Teduh

‘LOVE REBORN’, Kisah Seorang Komikus dan Anak Band Mengungkap Sebuah Rahasia

‘Indonesian Idol 2018’ Masuki Babak Showcase Kedua, Siapa Yang Bertahan & Pulang?

Dua Personel Keluar Dari Payung Teduh, Mereka Pastikan Hubungan Baik-Baik Saja

(kpl/apt/ntn)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin