Cover Lagu ‘Akad’ Laris Manis, Frontman Payung Teduh Beri Pernyataan

– Terakhir kali Payung Teduh merilis album penuh di tahun 2016, LIVE & LOUD, dan memuat sejumlah materi lawas mereka. Namun di tahun ini singleAkad, tampaknya menjadi angin sejuk yg berhembus buat para penikmat musik Payung Teduh. Sebuah lagu pop yg suka atau tidak, menjadi fenomenal selama satu bulan terakhir.

Yap, bahkan sampai hari ini, berbagai cover lagu Akad dengan kemasan musik yg tidak kalah apik dari versi aslinya masih dapat anda temukan di berbagai social media, maupun platform streaming seperti YouTube. Jika anda masih ragu dengan hype tinggi dari lagu ini, silahkan cek berapa banyak viewers yg diraih Payung Teduh bagi music video-nya sampai hari ini.

'Akad', single baru Payung Teduh yg fenomenal di industri musik Indonesia tahun ini ‘Akad’, single baru Payung Teduh yg fenomenal di industri musik Indonesia tahun ini /Fikri Alfi Rosiyadi

Namun antusias serta apresiasi tinggi buat meng-cover lagu Akad rupanya memberikan keresahan tersendiri buat Payung Teduh. Pasalnya banyak pihak yg meng-cover lagu tersebut tanpa izin dari Payung Teduh secara lisan maupun tertulis. Sang frontman, Is, pun akhirnya membuat statement melalui sebuah video yg ia posting di Instagram.

Dalam video tersebut, Is menjelaskan kalau ia dan timnya mulai menindak lanjut pihak-pihak yg sudah mengambil keuntungan dari hasil lagu cover lagu Akad tanpa izin dari Payung Teduh. Jika melirik kolom komentar, sejumlah netizen dan fans pun langsung menyorot salah satu YouTuber yg sukses menjadi trending setelah meng-cover lagu Akad.

Terima kasih bagi segala apresiasi teman-teman terhadap lagu Akad. Namun tolong lebih bijak lagi ya 😗😎😆😉❤ Yang setuju monggo. Bantu regrann 👍😘

A post shared by mohammad istiqamah djamad (@pusakata) on Sep 26, 2017 at 2:03am PDT

Adalah Hanin Dhiya, YouTuber cantik yg memainkan lagu Akad bersama instrumen keyboard-nya dan sukses meraih 27 juta viewers, di mana angka ini melebihi apa yg berhasil dicapai Payung Teduh melalui platform streaming tersebut. Seorang netizen dahulu menyebutkan kalau rata-rata video cover Hanin setiap harinya berhasil mendapat 862rb viewers sejak di-upload ke YouTube. Menurutnya, seandainya 100 ribu viewers sama dengan 100 US$, dalam satu hari keuntungan dari monetize video yg mampu didapat dapat mencapai sekitar 800 US$. Lalu seandainya 800 US$ x Rp 13.000 (hasil konversi ke rupiah, dengan pembulatan) mulai menghasilkan keuntungan sekitar 10,4 juta rupiah dalam sehari. Setelah itu 10,4 juta dikalikan 29 hari (selama video tersebut di-upload) = 301,6 juta rupiah. Belum lagi mengingat ketika ini viewers yg didapat Hanin telah mencapai 27 juta.

Sederet bentuk protes dengan label ‘pembajakan halus’ maupun dukungan positif masih selalu mengalir di kolom komentar video YouTube Hanin. Lalu, bagaimana dengan para creator yang lain yg juga meng-cover lagu Akad punya Payung Teduh, apakah mereka telah mengantongi izin sebelum meretas karyanya dalam berbagai platform streaming maupun digital store?

Sudah Baca Yang Ini?

Soal Perubahan Musik, Payung Teduh: Apapun Keinginan Kalian Kami Nggak Peduli

Payung Teduh Ungkap Alasan Kenapa Usung Nuansa Musik Yang Berbeda di Lagu ‘Akad’

Ingin Menyentil Jomblo dan Couple, Ini Maksud Payung Teduh Ciptakan Lagu ‘Akad’

Ini Sosok Wanita Yang Gantikan Foto Bu Kaori di Video Klip ‘Akad’ Payung Teduh

Video Klip ‘Akad’ Payung Teduh Sempat Dituntut dan Diturunkan Dari Youtube

(kpl/ntn)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin