GaraGaraMusik Jadi Wadah Musisi Indie Tanah Air Untuk Bereksplorasi

– Pergerakan musik Indie di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir mampu dibilang cukup menjanjikan. Sederet grup musik dan soloist bermunculan membawa idealisme masing-masing dalam bentuk karya yg jujur dan penuh warna.

Sayangnya, tidak sedikit pula dari mereka yg kesulitan menembus persaingan industri musik Tanah Air. Menjawab keresahan tersebut, GaraGaraMusik (GGM) hadir menjadi wadah buat musisi indie Tanah Air. GGM terbuka buat siapapun yg ingin menggali lebih dalam industri musik indie, baik itu dari proses kreatif, produksi, hingga promosi.

Belum lama ini, GaraGaraMusik (GGM) baru saja merampungkan serangkaian lokakarya tentang dunia musik. Sejumlah workshop yg dihadiri narasumber kompeten di bidangnya sudah digelar. Acara itu membahas seputar perilisan lagu, hak cipta, unjuk karya dan rasa, sampai hearing session.

“GGM dengan tema berbeda dan narsum berbeda. Kemarin kami kedatangan Sandy Canester, Bonita, Nonaria, Adrian Yunan, Menk Float. Pokoknya sekitar musik. Kita pernah diskusi sampai tiga jam,” ucap Fia selaku Inisiator dan Konseptor GaraGaraMusik belum lama ini di Pavilium 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/8).

“Terus ada tentang bagaimana sih tur dengan biaya rendah. Bukannya enggak mungkin swadaya tur ke luar kota. Juga tentang hak cipta. Itu penting, walaupun musisi indie, tetapi milik hak,” timpal Nia Samantha selaku Program Director Paviliun 28.

Workshop GaraGaraMusik / Credit: Instagtam - garagaramusikWorkshop GaraGaraMusik / Credit: Instagtam – garagaramusik

Rangkaian acara ditutup dengan penampilan dari 12 musisi (solo, duo, grup, dan instrumental) lintas genre yg berlomba-lomba pamer karya mereka secara bersamaan dalam Release Day GaraGaraMusik. Mereka di antaranya Riuh Sunyi, Seruang, Alfin Hiarce, Elpida, Huhu & Popo, Venessa Adverta, Are You Alone, Amboro, Attar & Rahel, Rumput Liar, Arya Novanda dan Nia Aladin.

Rangkaian program GaraGaraMusik masih berlanjut dengan sederet workshop seputar musik. Wacana bagi kembali menggelar showcase atau melibatkan musisi yg lolos kurasi dalam album kompilasi bersiap digodok.

“Kami pengin teman-teman musisi indie mereka buka sekedar berkarya, mereka ngerti industrinya, agar mampu terdengar luas,” kata Fia.

“GaraGaraMusik ini memang menjadi wadah, dan ternyata sekarang makin ramai, antusiasnya makin tinggi. Banyak yg pingin belajar dan saling bertemu. Tujuannya memang itu, mempertemukan, soal kolaborasi dan kerja sama itu belakangan,” seloroh Gabriel Mayo selaku Inisiator dan Konseptor Gara-gara Musik.

Jangan Lewatkan!

Sekar Qaanita Rilis Mini Album Baru, Bakal Promo Hingga Malaysia!

DBiebet Pilih Rilis Mini Album Untuk Debut Perdana, Ini Alasannya…

Penjual Bakso Cantik Ini Coba Peruntungan di Dunia Dangdut Lewat Lagu ‘Disiksa Buaya’

Vokalis Hello Band Digandeng Mesra Perempuan Cantik, Ada Apa?

‘Berjuta Rasa’, Single Baru Ferensa Thitania Sang Penyanyi Muda Berbakat

(kpl/far/gtr)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin