Kisah Perjalanan Hidup Vina Panduwinata Dalam Konser ‘Sepetember Ceria’

– Diva pop Indonesia, Vina Panduwinata sukses menggelar konsernya bertajuk ‘September Ceria With Vina Panduwinata’ di Balai Sarbini, Jakarta, Jum’at (8/9) malam. Konser yg dipromotori oleh Kolam Ikan Creative Communication itu dimulai sekitar pukul 20.10 WIB dan dipandu oleh host Caesar Gunawan dan Shafira Umm.

Konser dibuka dengan penampilan sejumlah paduan suara yg menyanyikan lagu ‘Kumpul Bocah’ dan tidak lupa kemudian sang bintang penting pun naik ke atas panggung mengenakan setelan berwarna hitam dengan jubah batik keemasan. “Selamat malam semuanya. Saya senang sekali hari ini bersama-sama di acara September Ceria. Saya ingin mengajak semuanya ceria, lupakan seluruh yg kami lihat banyak pertengakaran, kesulitan,” sapa Vina malam itu.

“Lagu ini pertama kali aku memulai karir di Indonesia. Saya mengawali karir di Jerman. Saya memulai di Indonesia tahun 1980. Lagu ini pertama kali yg aku perkenalkan,” kata Vina yg membawakan lagu kedua ‘Mawar Merah’ dilanjutkan dengan ‘Pertengkaran’ dan ‘Bawa Daku’.

Vina melantunkan lagu-lagu hitsnya di konser September Ceria Vina melantunkan lagu-lagu hitsnya di konser September Ceria /Muhammad Akrom Sukarya

Dalam konsernya tersebut, Vina banyak bercerita dibalik pembuatan lagu-lagu yg dinyanyikan malam itu. Salah satunya adalah lagu kenangannya bersama almarhum Chrisye yg berjudul ‘Cinta’. “Luar biasa aku terus bilang musik itu nggak ada urusannya sama umur. Bukan berarti lagu nenek-nenek ini nggak disukain sama anak kecil. Begitu juga dengan cinta, lagu Cinta ini juga diciptakan oleh kakak saya, almarhum Chrisye,” ungkapnya.

Meski ketika membawakan lagu ‘Di Dadaku Ada Kamu’, Vina dan pemain musik sempat ada kesalahan sedikit, namun wanita yg biasa disapa Mama Ina itu tetap cuek tampil di atas panggung dan tetap menghibur penonton dengan candaan khasnya. Vina pun kembali bercerita lagu selanjutnya yg diciptakannya karena terinspirasi pertengkaran kakaknya.

“Saya pernah membuat lagu. Saya sempat tinggal sama kakak saya. Kakak aku berantem sama suaminya. Kakak aku galak banget. Saya ketakutan di kamar coba menenangkan diri. Berdoa, mudah-mudahan mereka nggak apa-apa. Ya walaupun akhirnya kakak aku cerai juga. Tapi dibalik hal buruk, kami nggak tahu kedepannya pasti mulai ada yg lebih baik. Lagu ini khusus buat kakak saya,” ucap Vina yg kemudian membawakan lagu ‘Dua Anak Manusia’.

Momen haru pun terjadi saat Vina mulai menyanyikan lagu berjudul ‘Anakku’ di mana anak laki-laki satu-satunya itu, Joedo Harvianto Kartiko menonton di barisan depan. “Saya ingin bercerita, anak itu titipan Tuhan yg harus terus kalian jaga. Saya bersama Dodo Zakaria coba mengekspresikan rasa bagi anak kita yg berjudul Anakku. Saya khusus ciptakan lagu ini bagi Vito. Iya yg rambutnya gondrong betul,” kata Vina yg tidak kuasa menahan tangis saat sang anak menciumnya dan memberikan buket bunga.

Vina berkolaborasi dengan banyak musisi untuk konsernya kali ini Vina berkolaborasi dengan banyak musisi bagi konsernya kali ini /Muhammad Akrom Sukarya

Dalam konsernya tersebut, Vina juga memberikan donasi sejumlah Rp. 5 juta bagi seorang ibu dengan anaknya bernama Kenzi yg menderita penyakit hati sejak usia sesuatu bulan. Sang ayah pun telah mencangkokkan beberapa hatinya bagi Kenzi. “Ini buat menjaga Kenzi, dengan hadirnya Kenzi dan ibunya semoga di sini juga banyak yg menolong mereka,” kata Mama Ina dengan mata berkaca-kaca.

Tidak ingin larut dalam kesedihan, Vina Panduwinata kembali menyanyikan lagu-lagu berirama riang seperti ‘Sungguh’ dan ‘Cium Pipiku’. Lucunya, Vina sempat melihat ada salah sesuatu penonton pria bule dan meminta buat mencium pipinya. Penyanyi kelahiran Bogor, 6 Agustus 1959 itu selanjutnya menyapa keluarga dan para sahabatnya yg datang, salah satunya adalah Atiek CB. Secara spontan, Vina pun mengajak Atiek CB ke atas panggung dan berduet menyanyikan lagu ‘Nurlela’.

Selanjutnya Vina juga mengajak salah sesuatu ponakannya bernama Ilham buat berduet menyanyikan lagu ‘Lalu Kemana’ dengan sentuhan musik rock. Vina kembali menunjukkan kemampuannya menyanyikan lagu dengan sentuhan musik elektronik yg diiringi dengan drumer Ikmal Tobing dan DJ Goeslan. “Kalau tadi musiknya rock. Saya mulai bergabung dengan anak-anak muda, Ikmal Tobing dan DJ Goeslan. Mama coba menghargai musik anak-anak kalian kalau kami ingin dihargai. Walau pertama agak bingung nyanyinya. Saya coba mengadaptasi dan akhirnya aku bisa,” kata Vina yg membawakan lagu ‘Logika’ dan ‘Wow’.

Vina juga sempat memberi panggung kepada penyanyi pendatang baru Sarah Panjaitan yg yaitu juara kedua Mamamia 2015 dengan membawakan lagu ‘Si Bogel. Setelah itu giliran para bintang tamu yg tampil dimulai dengan penampilan Rian D’MASIV yg membawakan lagu ‘Citra Biru’. Rian pun bercerita bahwa ia adalah fans berat Mama Ina sejak kecil bahkan ditampilkan juga sebuah video Rian dengan koleksi piringan hitam Vina Panduwinata. “Ini deg-degan, aku menyanyikan lagu yg sakral, Citra Biru dirilis tahun 1980. Salah sesuatu alasan aku bermusik adalah mengenal lagu-lagu dari mama Ina,” ungkap Rian.

Vina yg telah berganti baju kebaya dengan jubah nuansa hitam, ungu, keemasan itu kembali ke atas panggung dan berduet dengan Rian menyanyikan lagu ‘Kisah Insani’. Vina pun berkata, ‘Mama nyanyi seperti dengan almarhum Chrisye,” katanya. Sementara Rian menyampaikan seperti mimpi mampu berduet dengan sang idola.

Setelah Rian D’MASIV, giliran sahabat Vina yg tampil yakni Hedi Yunus. Mereka berduet membawakan lagu berjudul ‘Bahasa Cinta’ dan personil Kahitna itu juga sempat membawakan lagu punya Vina seorang diri berjudul ‘Biru’. Selanjutnya juga ada Citra Scholastika yg ikut ambil bagian dalam konser ini dengan membawakan lagu ‘Aku Melangkah Lagi’ dan ‘Satu Nada Dalam Cinta’. “Akhirnya aku mencicipi panggung ini. Sebuah kehormatan buat aku di hari bahagia mama Ina dan pencinta karya mama Ina. Dari kecil telah dibesarkan oleh lagu-lagu mama Ina,” kata Citra yg dianggap memiliki suara yg mirip dengan Vina Panduwinata.

Untuk ketiga kalinya, Vina Panduwinata pun berganti pakaian. Kali ini ia tampil lebih simple dengan setelan celana nuansa hitam dan biru muda. Ia sempat kembali dibuat haru oleh salah sesuatu penonton wanita tunanetra yg sangat merdu saat membawakan lagu ‘Mohon Ampun’, Vina bahkan sampai turun ke panggung dan memeluk penonton tersebut.

Setelah itu, Vina kembali tampil dengan Ikmal Tobing dan DJ Goeslan membawakan lagu ‘Burung Camar’ dan ‘Surat Cinta’ yg diubah lebih kekinian dengan unsur musik elektronik atau EDM. Tidak terasa konser pun segara berakhir, lagu ‘September Ceria’ pun akhirnya dibawakan oleh Vina. “Terima kasih banyak kedatangannya semoga memberikan keceriaan di bulan selanjutnya,” kata Vina.

Konser Vina sukses besar Konser Vina sukses besar /Muhammad Akrom Sukarya

Kejutan pun terjadi di penghujung konser, saat Vina membawakan lagu ‘Dia’ tiba-tiba saja Reza Artamevia naik ke atas panggung membawa buket bunga dan sukses membuat Vina Panduwinata terkejut. “Ya ampun mama Ina telah lama pengen banget nyanyi bareng Reza,” katanya sambil berpelukan.

“Saya juga, kemarin sore aku ditelepon tolong dong bagi untuk surprise mama Ina, nggak mungkin aku nolak. Dia guru saya. Saya tiba bersama adik-adik dan mama aku beliau yg memperkenalkan lagu-lagu mama Ina. Aku diumpetin daritadi,” timpal Reza seraya tertawa.

Belum puas melihat penampilan Reza di atas panggung, Vina dan para penonton pun meminta Reza buat kembali bernyanyi sesuatu lagu. Para penonton pun diajak bernostalgia lewat salah sesuatu lagu hits punya Reza ‘Berharap Tak Berpisah’. Lagu ‘Aku Makin Cinta’ pun menjadi lagu penutup konser Vina Panduwinata malam itu yg dinyanyikan bersama segala pengisi acara.

(kpl/rhm/phi)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin