Menang Grammy 2019, Apa Saja Yang Perlu Kamu Tahu Soal ‘SWEETENER’ – Ariana Grande?

– Di balik tubuh mungilnya, Ariana Grande tak mampu dianggap sebagai wanita biasa. Wanita yang berasal Boca Raton, Florida, Amerika Serikat ini sudah tumbuh sebagai seorang diva yg berhasil mencatatakan namanya sebagai pemenang di berbagai penghargaan bergengsi berkelas dunia. Mulai dari Billboard hingga yg terbaru adalah Grammy 2019 kategori Best Pop Vocal Album atas album SWEETENER yg ia rilis tahun lalu. Sampai-sampai kemampuannya disetarakan dengan diva senior, Mariah Carey lho.

Bicara soal SWEETENER, album ini dapat dibilang sudah berhasil mengangkat nama Ariana Grande ke level yg lebih tinggi dari sebelumnya. Album ini membuktikan tingkat kedewasaannya yg semakin matang dalam bermusik dengan deretan lagu yg semuanya memanjakan telinga para pendengarnya, bahkan dapat bikin happy.

Tak sampai di situ saja. Masih banyak lagi yg harus kami tahu soal Sweetener. Penasaran kan? Simak yuk!

SWEETENER - Ariana Grande © instagram.com/arianagrandeSWEETENER – Ariana Grande © instagram.com/arianagrande

Sweetener
Sweetener adalah album studio ke empat yg pernah dikeluarkan oleh Ariana Grande Buttera sepanjang karirnya di industri musik dunia. Album ini resmi dirilis pada tanggal 17 Agustus 2018 di bawah naungan Republic Records yg awalnya dimulai dari ketidaksengajaan lho, KLovers.

Jadi ketika itu Grande yg dikenal aktif di Snapchat menyampaikan kalau ia telah milik materi yg cukup buat album ke empatnya via sosial media itu pada 13 November 2016, meski ketika itu ia belum berniat secara total bagi langsung menggarap album ke empatnya. Menurutnya, “Aku bekerja keras dan milik banyak inspirasi belakangan ini (jadi saya tuangkan saja menjadi lagu),” katanya ketika itu. Hingga pada Desember satu tahun kemudian, Ariana Grande mengumumkan kalau ia sedang mengerjakan album ke empatnya.

Rupanya materi yg sudah ia miliki itu disukai oleh sang manager dan Pharrell William. Menurut sang manager materi album Ariana Grande ketika itu jauh lebih dewasa dari materi album sebelumnya. Sampai-sampai pria bernama Scooter Braun itu menyebut kalau penyanyi asuhannya itu dapat menyamai level Whitney Houston, Mariah Carey, juga Adele. Begitu pun dengan pelantun tembang Happy, Pharell William setuju dengan Braun dan mengakui kedewasaan Grande dalam bermusik sudah naik level.

Mac Miller © instagram.com/arianagrandeMac Miller © instagram.com/arianagrande

Track #1
Kedewasaan bermusik Grande ia tunjukkan dengan keseriusannya menyuguhkan cuplikan pertama yg mulai masuk dalam album ke empatnya itu, berjudul Get Well Soon. Lagu ini santer dibicarakan sebagai lagu yg sengaja ia bagi buat mantan kekasihnya yg sudah meninggal dunia, Malcolm alias Mac Miller.

Namun di tahun 2018, tepatnya 20 April wanita yg akrab disapa Ari ini merilis lagu track pertama album ke empatnya yg ia beri judul No Tears Left to Cry yg mengusung tema serba terbalik dalam video klipnya.

Pharell William (Credit: instagram.com/pharrell)Pharell William (Credit: instagram.com/pharrell)

15 Track Lagu
Satu bulan setelahnya Ariana Grande mengumumkan kalau album terbarunya ini mulai berisi 15 track lagu. 3 di antaranya mulai ia nyanyikan dengan penyanyi lain. Mereka adalah Missy Elliot, Nicki Minaj, dan Pharell William.

15 lagu itu antara lain, Raindrops, Blazed (ft. Pharell William), The Light is Coming (ft. Nicki Minaj), R.E.M, God is A Woman, Sweetener, Successful, Everytime, Breathin, No Tears Left to Cry, Borderline (ft. Missy Elliot), Better Off, Goodnight n Go, Pete Davidson, dan Get Well Soon.

Di bulan Juni 2018 Grande kembali memberikan pengumuman kalau pada tanggal 20 di bulan itu ia mulai membuka pre-order album ke empatnya bersamaan dengan dirilisnya lagu The Light is Coming. Selanjutnya ia mulai mengeluarkan single keduanya, God is A Woman, pada tanggal 13 Juli 2018.

Salah satu scene God Is a Woman © instagram.com/arianagrandeSalah satu scene God Is a Woman © instagram.com/arianagrande

Empowerment
Dari 15 track yg ada, tema empowerment muncul mendominasi. Misalnya saja pada lagu God is A Woman. Lagu ini berisi tentang lirik yg bercerita tentang spiritual dan sexual empowerment bagi kaum wanita. Lewat lagu ini Grande mengatakan kalau dalam hubungan seksual wanita juga dapat mengambil kendali. Usut milik usut lagu ini sendiri ternyata dibuat dengan beat ala musik Reggae lho.

Kedua, ada lagu Sweetener yg dinyanyikan Ariana Grande bersama Pharell William yg mengajarkan kami buat selalu berjuang menghadapi cobaan hidup. Terlihat pada lirik “When life deals us cards / Make everything taste like it is salt / Then you come through like the sweetener you are.” Lanjut, ada lagu Successful yg bercerita tentang rasa bangga seorang wanita yg berhasil mencapai kesuksesan.

Secara keseluruhan lirik 15 track lagu Ariana Grande dalam album ke empat ini berisi tentang mantan tunangan Pete Davidson ini buat bangkit dari kecemasan yg ia rasakan beberapa waktu belakangan. Terutama ketika ia disalahkan atas masalah meninggalnya Mac Miller yg tidak yang lain adalah mantan pacarnya, hingga keterpurukannya membatalkan pertunangannya dengan Pete.

Prestasi Track Album 4
Jika diperhatikan deretan track album SWEETENER berhasil menduduki berbagai nomor di Billboard Chart. Misalnya saja lagu No Tears Left to Cry yg berhasil duduk di no.3 Billboard Hot 100. Sedangkan lagu God Is a Woman naik dari peringkat 11 ke peringkat 8 cuma dalam waktu 12 jam setelah dirilis, yg sekaligus menjadi lagu Grande yg paling banyak diputar di US Mainstream Top 40. Begitu juga dengan Breathin yg masuk sebagai no.12 di US Contemporary hit radio.

SWEETENER © instagram.com/arianagrandeSWEETENER © instagram.com/arianagrande

Promosi
Keberhasilan lagu-lagu Ariana Grande itu tak dapat dilepaskan dari promosi yg ia lakukan. Dimulai dari diberikannya bocoran judul-judul lagu yg mulai ia rilis di video klip lagu No Tears Left to Cry, hingga kemunculannya dalam Coachella, The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, membuka Billboard Chart Music Awards 2018, hingga tampil di Wango Tango.

Kritik
Usaha yg ia lakukan pun tidak sia-sia. Berbagai kritik apik ditujukan padanya sepanjang tahun hingga ia mendapatkan rata-rata nilai 81 dari total 20 review.

Komposisi Musik
Terakhir, kenapa revolusi musik Ariana Grande disebut lebih dewasa? Jika diperhatikan, Ariana Grande bukan cuma menuliskan lirik yg membangun. Karena dari segi musik pun ia akan berani buat coba banyak genre.

Dimulai dari pop yg paling banyak mendominasi, dilanjutkan dengan R&B, house, funk, neo soul, hip hop, EDM, sampai synthpop. Nggak heran kan kalau Ariana Grande  keluar sebagai jawara!

Ariana Grande menang Grammy kategori Best Pop Vocal © instagram.com/arianagrandeAriana Grande menang Grammy kategori Best Pop Vocal © instagram.com/arianagrande

Selebrasi menang Grammy ala Ariana Grande © instagram.com/arianagrandeSelebrasi menang Grammy ala Ariana Grande © instagram.com/arianagrande

Foto Jadul

Atas kemenangannya ini, Ariana Grande mengaku happy sekali. Grande pun membagikan screenshot tweet itu lewat akun Instagramnya. Lewat post itu Grande menuliskan rasa syukur dan terima kasihnya atas pencapaian ini.

“Aku tahu saya tak dapat hadir ke Grammy malam ini (percayalah, saya telah berusaha sekuat tenaga bagi dapat hadir) dan saya juga tahu saya berusaha bagi tak menyesal atas ketidakhadiranku tetapi astaga, kemenangan ini begitu membuatku bahagia. Terima kasih banyak. Aku sayang kalian,” tulisnya sambil menyebutkan deretan nama yg ikut andil dalam penggarapan album ini, plus mengedit foto lamanya sedang mengangkat piala Grammy. Kocak deh.

Berita Terkait. Jangan Lewatkan Ya!

Ariana Grande Edit Foto Jadul Angkat Piala Karena Menang Best Pop Vocal Album Grammy

Makin Intim, Kate Beckinsale & Pete Davidson Bakal Liburan Romantis

Kate Beckinsale Naksir Pete Davidson, Gimana Reaksi Ariana Grande?

Pete Davidson Lebih Muda 20 Tahun, Itu yg Bikin Kate Beckinsale Suka

Salah Ejaan, Arti Dari Tato Baru Ariana Grande Bikin Ngakak

(kpl/ren)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin