Sebelum Album Rilis, Agnez Mo Ungkap Jika Dirinya Sudah Selesaikan 70 Lagu

– Sejak menetapkan pindah ke Amerika dan merilis single Coke Bottle, nyatanya Agnes Monica masih membutuhkan waktu yg lama sampai akhirnya dapat merilis album debut internasionalnya, X. Namun menariknya penyanyi yg kini dikenal dengan nama Agnez Mo itu mengaku seandainya sebelum album rilis, ia telah membuat 70 lagu!

“Sebelum album ini keluar (album X), Saya sebenarnya telah ada sekitar 70 lagu done, karena kalian write with different people. Karena aku pengen tahu yg cocok sama aku siapa, itu prosesnya. Orang suka melihat ada 70 to 80 songs with different songwriters, pada akhirnya, ‘oh gue cocok sama yg ini,’ lama-lama circle-nya makin kecil, dan pada akhirnya ketemu sama tim yg sekarang sama saya,” saya Agnez Mo, ketika ditemui di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/5).

Hanya saja waktu lama yg dibutuhkan Agnez buat merilis album X itu pun tidak lepas dari persoalan internal yg tak mampu ia ungkapkan. Hanya saja persoalan yg ada diakui pelantun Long As I Get Paid itu sebagai titik di mana ia ingin mengenal dirinya jauh lebih dalam lagi.

Sebelum merilis album, Agnez Mo telah menyiapkan dan menyelesaikan sekitar 70 lagu! © /Akbar Prabowo TriyuwonoSebelum merilis album, Agnez Mo telah menyiapkan dan menyelesaikan sekitar 70 lagu! © /Akbar Prabowo Triyuwono

“Tadinya udah mau keluar, tiba-tiba ada persoalan internal yg pada akhirnya kalian gak mampu keluarin tetapi i couldn’t really say that karena itu internal, tetapi itu hal yg membuat saya, i have work really hard for this. Lalu aku sangat mengecewakan fans aku pada ketika itu, padahal produknya telah jadi, tetapi you know what? Itu malah jadi bikin aku semakin pengen mengenal diri saya,” lanjutnya.

Pada momen itu, Agnez Mo pun akhirnya sepakat buat membawa musiknya ke jalur art, bukan komersil semata. Untuk itulah ia kemudian menunda bagi merilis albumnya sampai benar-benar menemukan formula yg tepat dan apa yg memang ia inginkan dari bermusik.

Maybe this is not the time waktu itu. Maybe that was not the time, aku gak kecewa, aku langsung, the next day, i went to the studio. Saya nyanyi, aku kerja, and i wrote every feeling yang pada ketika itu i found myself. This is what i want. Pada ketika itu aku menetapkan bahwa i will choose my art, enggak hanya untuk commercial,” pungkasnya.

// <![CDATA[
var _gateway_src_iframe = 'https://www.newshub.id/embed/interactive-content?&id=254';
document.write('’ + ‘v>’);
var newshub_js_gateway_url = ‘https://www.newshub.id/interactive/js/interactive-gateway.js’;
document.write(” + ‘ipt>’);
// ]]>

Yakin Sudah Baca Yang Ini?

Kenangan Agnez Mo Jadi Penyanyi Cilik, Sempat Kesulitan Cari Guru Vokal

Antara Arts dan Commercials, Agnez Mo Ungkap Kesulitan Dalam Pembuatan Albumnya

Agnez Mo Juga Ikutan Buka Suara Tanggapi Bom Gereja di Surabaya

Agnez Mo Bergabung ke 300 Ent. Karir Internasionalnya Akan Semakin Meroket

Daniel Mananta Jadi Bahan Soal Bahasa Inggris, Agnez Mo Ikut Betulkan Grammar

(kpl/far/ntn)

Sumber: http://musik.kapanlagi.com

Post Author: admin