28 Juta Perempuan Indonesia Alami KDRT

Biak – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sebanyak 28 juta perempuan Indonesia dari total 123 juta jumlah perempuan pernah mengalami berbagai perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Konvensi PBB sudah mengamanatkan bagi seluruh elemen masyarakat agar menghentikan dan melindungi kaum perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise setelah membuka sosialiasi perlindungan dan penelantaran anak kepada tokoh adat dan kepala kampung di Kabupaten Biak Numfor, Selasa.

Menurut Menteri Yohana, pemerintah sudah mengeluarkan Undang-undang perlindungan anak Nomor 23 tahun 2014 serta tambahan hukuman kebiri untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

Sosialiasi kekerasan dan penelantaran anak kepada pemuka adat di Kabupaten Biak Numfor, menurut Menteri Yohana, bagi memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam peran adat guna melindungi anak dan perempuan dari berbagai tindak kekerasan.

“Status perempuan di dalam kehidupan masyarakat adat Biak sangat lemah sehingga rentan mengalami terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Menteri Yohana.

Dia berharap melalui sosialisasi dan diskusi dalam struktur masyarakat adat diharapkan tak lagi memandang perempuan dalam keadaan lemah tapi ia diberikan peran yg sama dalam kehidupan rumah tangga.

“Perempuan milik peran besar karena ia melahirkan generasi baru di tanah Papua sehingga harus bebas dari berbagai tindak kekerasan dan penelantaran anak,” katanya.

Kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan dan penelantaran anak dibuka Menteri Yohana Yembise berlangsung di Hotel Asana Biak Kota, Selasa (24/10)

Ikut mendampingi Menteri Yohana Yembise diantaranya Sekda Biak Markus Oktovianus Mansnembra serta pemuka adat di Kabupaten Biak Numfor.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin