30 Ribu Pelamar Ikuti Seleksi Calon Hakim

Jakarta – Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah mengungkapkan sebanyak 30.715 orang pelamar sudah tercatat dalam sistem rekrutmen seleksi hakim, yg dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Jumlah pelamar yg masuk ke sistem mencapai sebanyak itu (30.715 orang),” ungkap Abdullah di Gedung MA Jakarta, Jumat.

Abdullah menjelaskan dari 30 ribu pelamar, sebanyak 19.991 adalah pelamar buat calon hakim pada peradilan umum.

Pelamar yg lolos seleksi administrasi mulai mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yg mulai digelar pada 18 hingga 22 September di dua kota besar.

“Lokasi-lokasinya yg memutuskan adalah BKN, pelamar memilih sendiri lokasi yg dekat dari kota mereka pada ketika mendaftar,” tuturnya.

Lebih lanjut Abdullah menjelaskan bahwa dari semua peserta seleksi kompetensi dasar, cuma mulai diambil 5.052 peserta saja.

“Pada ketika proses nanti, peserta dapat tau lulus atau tidaknya segera setelah selesai tes,” ucapnya.

Menurut Abdullah karena seleksi calon hakim ini memakai sistem komputer yg dilakukan oleh BKN, maka kecil kemungkinan buat terjadi penyimpangan.

Peserta yg lolos seleksi kemampuan dasar mulai lanjut mengikuti seleksi kemampuan bidang hukum yg juga ameliputi tes psikologi dan tes wawancara.

Seleksi calon hakim ini kembali dikerjakan setelah terakhir dilaksanakan pada tahun 2010.

“Padahal tiap tahun ada yg pensiun sekitar 200 orang hakim, oleh sebab itu kuota hakim yg diharapkan mencapai 1.600 orang,” kata Abdullah.

Sebanyak 1.600 calon hakim yg terpilih mulai mengikuti prajabatan dan pendidikan calon hakim selama beberapa tahun enam bulan, baru mampu ditetapkan sebagai hakim.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin