48 Desa Di Cilacap Diprediksi Bakal Didera Kekeringan

Cilacap – Sebanyak 48 desa di 14 kecamatan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, diprediksi bakal mengalami kekeringan dan kekurangan air, kataKepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara.

“Berdasarkan prediksi kami, wilayah rawan kekeringan maupun krisis air bersih di Cilacap sebanyak 48 desa yg tersebar di 14 kecamatan,” katanya di Cilacap, Sabtu.

Menurut dia, prediksi tersebut muncul berdasarkan hasil pemetaan terhadap wilayah yg mengalami kekeringan maupun krisis air bersih ketika terjadi kemarau panjang pada tahun 2015.

Sementara pada tahun 2017, kata dia, berdasarkan data hingga tanggal 7 September sudah tercatat sebanyak 20 desa di delapan kecamatan yg mengalami kekeringan maupun krisis air bersih.

“Hingga tanggal 7 September 2017, kita sudah menyalurkan bantuan air bersih bagi warga di 20 desa itu sebanyak 85 tangki,” katanya.

Ia memperkirakan jumlah desa yg mengalami kekeringan maupun krisis air bersih masih mulai bertambah karena berdasarkan prakiraan cuaca yg dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau berlangsung hingga bulan Oktober.

Tri Komara menyampaikan jumlah wilayah rawan kekeringan maupun krisis air bersih di Cilacap seandainya dibandingkan dua tahun sebelumnya cenderung berkurang karena telah banyak yg terjangkau oleh jaringan air bersih.

Sebelumnya jumlah wilayah rawan kekeringan maupun krisis air bersih di Cilacap mencapai 77 desa.

Khusus buat wilayah yg mengalami krisis air bersih, dua di antaranya tak terjadi kekeringan atau masih ada air namun karena kemarau, airnya terintrusi air laut sehingga terasa payau.

Sementara di Kabupaten Banyumas, BPBD setempat juga mencatat jumlah wilayah terdampak kekeringan maupun krisis air bersih selalu bertambah.

“Berdasarkan data hingga tanggal 7 September 2017, jumlah wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih sebanyak 20 desa tersebar di 14 kecamatan,” kata Kalakhar BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo didampingi Koordinator Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Banyumas Kusworo.

Ia menyampaikan pihaknya sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 190 tangki bagi 20 desa tersebut.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin