Bali Akan Miliki SMA Taruna Nusantara

Denpasar – Pulau Bali mulai memiliki SMA Taruna Nusantara seperti yg telah ada di Magelang, Jawa Tengah, seiring dengan rencana pembangunan sekolah serupa di Kabupaten Buleleng.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Taruna Taruni Bali Mandiri, Gede Suartana ketika beraudiensi dengan Gubernur Bali, di Denpasar, Kamis, menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) yg menaungi SMA Taruna Nusantara buat merealisasikan rencana tersebut.

“Sister school” SMA Taruna Nusantara mulai dibangun di kabupaten paling utara Bali itu tepatnya di Desa Asah Gobleg, Kabupaten Buleleng.

“Kami berharap Bapak Gubernur mendukung rencana ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali dan sekaligus membangun karakter kebangsaan,” ucap Suartana.

Sementara itu, Ketua Yayasan Taruna Taruni Bali Mandiri Nyoman Suryasta menyampaikan SMA Taruna Nusantara memiliki visi membentuk kader pemimpin bangsa berkualitas dan berkarakter yg berwawasan kebangsaan, kejuangan, kebudayaan.

Di samping itu, dengan bercirikan kenusantaraan serta memiliki daya saing nasional maupun internasional diharapkan nantinya juga mulai berdampak positif terhadap pembangunan perekonomian dan pariwisata di Bali.

Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara Puguh Santoso selaku pengelola SMA Taruna Nusantara berharap pengembangan konsep pendidikan yg diterapkan di SMA Taruna Nusantara mampu diterapkan di Bali, dan juga mulai mengembangkan ke segala provinsi di Indonesia.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik rencana tersebut, buat melengkapi SMA/SMK Bali Mandara punya pemprov setempat yg ketika ini mengadopsi dari SMA Taruna Nusantara.

Namun yg membedakan, SMA/SMK Bali Mandara dikhususkan buat siswa dari keluarga tak mampu, sedangkan SMA Taruna Nusantara dari siswa-siswi yg berprestasi.

Konsep yg berbeda ini dinilai mulai saling melengkapi buat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali. “Kami bersaing dengan sumber daya manusianya, kalian tak ada minyak, tak milik emas, yg milik hanya manusianya dan budaya dan alamnya. Konsep ini, aku berterima kasih dan sangat setuju,” ujar Pastika.

Pastika menambahkan, SMA/SMK Bali Mandara yg juga berada di Kabupaten Buleleng, ketika ini memang menampung siswa-siswi dari keluarga tak dapat buat dididik menjadi pintar dan cerdas.

Sedangkan siswa-siswi yg dapat diharapkan mulai mampu tersalurkan ke SMA Taruna Nusantara yg direncanakan tersebut.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin