Belum Lama Bebas, Residivis Kembali Produksi Uang Palsu

JAKARTA, – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menangkap empat pelaku peredaran uang palsu di daerah Cikarang, Bekasi dan Pamulang, Tangerang Selatan. Mereka adalah AL, MAR alias D, JS, dan AD.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya mengatakan, salah satu pelaku, AL, sebelumnya pernah ditahan dalam masalah yg sama.

“Dia adalah pelaku peredaran yg belum lama keluar dari lapas terkait uang palsu,” ujar Agung dalam keterangannya, Senin (29/1/2018).

Selain mengedarkan uang palsu, AL juga memproduksi lembaran uang tersebut. Uang palsu yg mereka produksi pecahan Rp 50.000 emisi 2016.

Dalam aksinya, AD dibantu JS membuat uang palsu setengah jadi. Kemudian, lembaran itu dijual ke AL dengan harga Rp 700.000 per 100 lembar. AL kemudian melakukan penyempurnaan pada lembaran setengah jadi itu dengan cara menyulam benang pengaman, pilok transparan sebagai lem, dan pressing memakai alat laminating.

Baca juga: Belajar dari Internet, Seorang Pria Buat Uang Palsu di Kosan

“Selanjutnya mengedarkan kepada pemesan dibantu menantunya, MAR alias D,” kata Agung.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-210346665559669319-411’); });

Agung mengatakan, nomor seri yg tertera di lembaran uang palsu belum masuk dalam sistem perbankan. Ia menduga pelaku baru coba mengedarkan, jadi belum beredar luas di masyarakat.

“Kita harap masyarakat meningkatkan waspada dengan diraba, diterawang, dan dilihat,” kata Agung.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita mesin laminating, alat bagi mencetak, dan lembaran uang rupiah palsu.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 36 ayat (1),(2),(3) dan Pasal 37 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

TV Bareskrim Polri mengungkap praktik pemalsuan uang dengan jumlah mencapai Rp 40 miliar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin