BPBD Magelang Imbau Masyarakat Waspadai Bencana Longsor

Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mengimbau masyarakat bagi mewaspadai bencana tanah longsor memasuki awal musim hujan ketika ini.

“Tanah yg kering ketika kemarau dan kini tersiram hujan memasuki awal musim hujan ini gampang sekali terjadi longsor, maka masyarakat di kawasan rawan longsor harus terus waspada,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto di Magelang, Selasa.

Ia menyebutkan daerah rawan longsor di Kabupaten Magelang, antara yang lain di lereng pegunungan Menoreh meliputi Borobudur dan Salaman, kemudian lereng Gunung Sumbing meliputi Kaliangkrik, Kajoran, Bandongan, dan Windusari.

Lereng Gunung Merbabu meliputi Ngablak, Grabag, dan Sawangan. Lereng Gunung Merapi meliputi Sawangan, Dukun, dan Srumbung. Selanjutnya kawasan Secang, Tegalrejo, Candimulyo, dan Salam.

“Ada beberapa lokasi yg menjadi pantauan tinggi, yakni wilayah Kecamatan Salaman meliputi Desa Kalirejo, Ngargoretno, dan Kalisalak. Kecamatan Borobudur, meliputi Candirejo, Majaksingi, Bigaran, dan Giripurno. Kecamatan Kajoran meliputi Kranjang Lor dan Kecamatan Grabag di Desa Kupen,” katanya.

Ia menuturkan pada awal musim hujan ini sudah terjadi beberapa kejadian tanah longsor, terakhir terjadi pada Minggu (8/10) sore di Dusun Munggang, Desa Lesanpuro, Kecamatan Kajoran.

Ia menyampaikan sebuah senderan panjang 25 meter, lebar dua meter, dan tinggi lima hingga delapan meter di Dusun Munggang tersebut longsor dipicu adanya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kemarin sore. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut

Ia mengatakan titik longsor berjarak sekitar empat meter dari permukiman warga yg berada di seberang jalan.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin