Fadli Zon: Ironis Pemberian Medali Kemerdekaan Pers Untuk Jokowi

JAKARTA, – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon mengkritik pemberian medali Kemerdekaan Pers buat Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, penghargaan tersebut tak sesuai dengan praktik kemerdekaan pers di lapangan.

“Pemberian penghargaan Kemerdekaan Pers kepada Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Pers Nasional yg diselenggarakan di Surabaya 9 Februari 2019, sangat ironis. Ini seharusnya membuat insan pers merasa prihatin,” ujar Fadli melalui informasi tertulis, Sabtu (9/2/2019).

Baca juga: Hari Pers Nasional, Jokowi Dianugerahi Medali Kemerdekaan Pers

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon Saat ditemui di ruang kerjanya, gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019). /KRISTIAN ERDIANTO Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon Saat ditemui di ruang kerjanya, gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Fadli memberi contoh paling baru adalah isu pemberian remisi terhadap pembunuh wartawan Radar Bali. Meskipun pada akhirnya Jokowi sudah mencabut remisi itu.

Fadli Zon juga menyoroti fenomena “blackout” terhadap pemberitaan yg merugikan Jokowi.

Fadli menyampaikan itu membuat medali Kemerdekaan Pers buat Jokowi pantas dikritik.

Baca juga: Ini Alasan Jokowi Batalkan Remisi buat Pembunuh Wartawan

Dia menyayangkan pemberian medali ini karena seolah menyanjung penguasa. Padahal seharusnya lembaga pers harus mengedepankan fungsi kontrol mereka terhadap pemerintah.

“Tugas pers memang bukanlah menyanjung-nyanjung pemerintah, tetapi mengawasi mereka,” kata dia.

Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional, Fadli mengatakan, ancaman terbesar kebebasan pers ketika ini ada di insan pers sendiri. Khususnya terkait sikap partisan para pemilik media.

Di tengah situasi itu, dia berharap pers di Indonesia mampu tetap menjadi pilar keempat demokrasi.

Baca juga: Jokowi Tantang Karni Ilyas Sebut 10 Nama Ikan

Sebelumnya, Dewan Pers menganugerahkan medali Kemerdekaan Pers kepada Presiden Jokowi.

Medali itu diberikan kepada Jokowi di puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019).

Margiono, Penanggung Jawab HPN 2019, mengatakan, penghargaan medali Kemerdekaan Pers itu diberikan kepada pejabat tertinggi di negara ini yg dianggap tak pernah mencederai kebebasan pers.

“Sehingga kemerdekaan pers di Indonesia tetap sehat dan positif buat masa depan yg lebih baik di negeri ini,” kata Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia ini.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin