Fahri: Pansus Tidak Perlu Tunggu Putusan MK

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menilai Panitia Khusus Hak Angket Dewan Perwakilan Rakyat tentang Tugas dan Kewenangan KPK tak perlu menunggu Putusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan pegawai KPK yg menggugat keabsahan Pansus, bagi memanggil Pimpinan KPK.

“Pansus Angket telah jadi dan mau selesai, jalan saja pansus, tak dapat tunggu putusan MK,” kata Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat.

Dia menyarankan agar Pansus Angket mengabaikan usulan dari Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie yg mengusulkan agar Pansus Angket KPK menunggu putusan MK buat memanggil Pimpinan KPK.

Fahri juga memperkirakan, MK tak mengabulkan gugatan Wadah Pegawai KPK karena Pansus Angket KPK telah sesuai dengan tugas dan wewenang Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana terdapat dalam UUD 1945.

“Gugatan pasal 79 ayat 3 UU nomor 17 tahun 2014 tak bertentangan dengan UUD 45 tentang tugas dan kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat RI,” ujarnya.

Sebelumnya Jimly dalam pertemuannya dengan Pansus Angket Dewan Perwakilan Rakyat pada Kamis (7/9) mengusulkan agar Pansus Angket KPK tak memanggil Ketua KPK sampai ada putusan MK tentang gugatan wadah pegawai KPK yg meminta pertimbangan MK terhadap pasal 97 ayat 3.

Jimly memahami bahwa KPK masih menunggu proses hukum yg sedang berjalan di MK sehingga segala pihak harus menghormati proses hukum di MK.

“Saya berharap pimpinan Pansus mampu juga hormati sikap KPK bagi tak mau hadir, jadi jangan dahulu diadakan kalau belum ada putusan MK,” ujarnya.

Jimly meyakini saat Putusan MK telah keluar maka Pimpinan KPK mulai menghadiri undangan Pansus Angket DPR.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin