First Travel Dalam Jeratan Tumpukan Utang Miliaran Rupiah…

DEPOK, – Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan serta pencucian uang oleh First Travel kembali digelar kemarin, Rabu (4/4/2018).

Dalam sidang yg dilangsungkan di Pengadilan Negeri Depok, jaksa penuntut umum menghadirkan sejumlah saksi dari pihak vendor.

Sejumlah vendor pun mengungkapkan kesaksiannya bahwa First Travel memiliki sejumlah utang yg mencapai puluhan miliar rupiah kepada para vendor.

Berikut adalah sejumlah utang vendor yg terungkap dalam persidangan kemarin.

1. Utang Rp 50 miliar ke vendor tiket pesawat

Saksi Umar Abdul Aziz selaku vendor tiket pesawat menyatakan, sepanjang 2016 hingga Juni 2017, First Travel sudah melunasi biaya tiket buat 14.000 jemaah. Adapun pembayaran pada tahun 2016 berjalan dengan lancar.

“Tahun 2016 itu tak ada masalah, hitungannya per jemaah dari PP Jakarta-Jeddah harganya sekitar Rp 12.950.000 hingga Rp 13.900.000,” kata dia.

Namun, permasalahan pembayaran terjadi pada Januari-Maret 2017. Menurut dia, First Travel cuma membayar sebagian dari total tunggakan tiket pesawat yg mencapai Rp 92 miliar.

“Sisanya sekitar Rp 50 miliar-lah,” kata Umar ke jaksa.

(Baca: First Travel Berutang Rp 50 Miliar ke Vendor Tiket Pesawat)

Umar menuturkan, First Travel menyerahkan sejumlah aset melalui akta jual beli sebagai jaminan pembayaran atas tunggakan tiket pesawat.

Jaksa Heri Jerman mengonfirmasi informasi Umar yg sudah diberikan sejumlah aset seperti kantor pusat First Travel di Depok, rumah pelopor First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan di Sentul, rumah Siti Nuraidah alias Kiki Hasibuan di Depok, apartemen, dan lima kendaraan mewah.

“Ditotal berapa jumlah aset yg diserahkan?” tanya jaksa.

“Sekitar Rp 36 miliar lebih, Pak,” ucap Umar.

Umar juga mengaku menerima jaminan berupa cincin emas seberat 22,6 gram.

(Baca juga: Kiki First Travel Belikan Apartemen, Mobil, dan Hadiah bagi Mantan Pacar)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin