Hampir Semua Fraksi Sepakat Penambahan Tiga Kursi Pimpinan MPR

JAKARTA, – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Firman Soebagyo mengatakan, ketika ini pembahasan revisi Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan Dewan Perwakilan Daerah (MD3) tentang penambahan kursi Pimpinan MPR dan Dewan Perwakilan Rakyat akan ada titik temu.

Ia menyampaikan hampir segala fraksi menyepakati penambahan tiga kursi Pimpinan MPR.

“Jumlah pimpinan MPR itu tadi hampir segala sepakat bagi tidak mengurangi 3 itu ditetapkan dari partai pemenang pemilu urutan nomor 1 dan kemudian 2 dan 3,” kata Firman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Dengan demikian setelah PDI-P, maka Gerindra dan PKB diprediksi mendapat kursi Pimpinan MPR.

Wakil Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat RI Firman Soebagyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2017)./Nabilla Tashandra Wakil Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat RI Firman Soebagyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Namun, sistem penetapan tersebut tidak berlaku bagi MPR periode 2019-2024. Pada periode tersebut, nantinya Pimpinan MPR yg kembali berjumlah lima mulai dipilih berdasarkan sistem paket.

(Baca juga: Penambahan Kursi Pimpinan MPR-DPR, antara Efektivitas dan Kekuasaan)

Ia menyampaikan hal itu dipilih karena dalam MPR ada unsur perwakilan Dewan Perwakilan Daerah sehingga tidak dapat mengadopsi sistem proporsional murni seperti penetapan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019.

Firman menyampaikan Dewan Perwakilan Rakyat mulai menyelesaikan pembahasan revisi Undang-undang MD3 malam ini juga.

Karena itu ia mulai berupaya meyakinkan fraksi-fraksi yg belum menyepakati opsi penambahan tiga kursi Pimpinan MPR. Jika tidak behasil maka mulai dipilih mekanisme voting.

“Seperti Nasdem kan sikapnya harus kami hormati bahwa nasdem tak setuju dengan penambahan. Kemudian Demokrat juga mereka juga mengatakan hal yg sama. Ada keberatannya namun tentunya keberatan ini kan bagian dari dinamika,” papar Firman.

“Oleh karena itu kalian mulai melihat suara terbanyak dari segala fraksi, oleh karena itu nanti tentunya malam ini kita mulai putuskan,” lanjut politisi Golkar itu.

TV PDI Perjuangan mulai mendapat kursi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat melalui revisi Undang-Undang MD3.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin