Harta Wali Kota Cilegon Capai Rp21,64 Miliar

Jakarta – Total harta kekayaan Tubagus Iman Ariyadi sebagai Wali Kota Cilegon periode 2016-2021 yg diamankan KPK pada Jumat (22/9) malam mencapai Rp21,642 miliar.

Berdasarkan laman acch.kpk.go.id, Tubagus Iman Ariyadi terakhir menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada 19 Mei 2016.

Ia sebelumnya melaporkan pada 14 Juli 2015 ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Cilegon periode 2010-2015 diusung partai Golkar.

Harta tersebut terdiri atas harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai total Rp18,555 miliar yg terdiri atas tanah dan bangunan di kota Cilegon senilai Rp453,11 juta, tanah di Cilegon senilai Rp12,56 miliar, tanah dan bangunan di Cilegon senilai Rp1,07 miliar, tanah di kabupaten Serang senilai Rp1,026 miliar, tanah di Cilegon senilai Rp1,946 miliar serta tanah dan bangunan di kota Tangerang senilai Rp2 miliar.

Selanjutnya harta berupa alat transportasi dan mesin lainnya senilai total Rp1,55 miliar yg terdiri atas 1 motor Honda Supra, 1 motor Honda Beat, 1 mobil BMW, 1 mobil Toyota Alphard dan 1 motor merek Kawasaki Ninja.

Iman tercatat masih memiliki harta bergerak yang lain sejumlah Rp395 juta yg terdiri atas logam mulia dan benda bergerak yang lain ditambah surat berharga senilai Rp382,975 juta.

Sedangkan giro dan setara kas yang lain punya Imam yg berasal dari hasil sendiri maupun warisan totalnya berjumlah Rp754,34 juta.

Harta kekayaan Iman dalam laporan 19 Mei 2016 tersebut meningkat hampir 1,5 kali lipat dari total harta yg ia laporkan terakhir kali menjelang pemilihan daerah merupakan pada 14 Juli 2015 yg cuma berjumlah Rp9,317 miliar.

Tubagus Iman Ariyadi adalah anak dari Wali Kota Cilegon 2005-2010 Aat Syafaat yg juga melakukan korupsi proyek dermaga Kubangsari Cilegon yg ditangani KPK pada 2012 lalu.

Aat merekayasa pemenang lelang dan menggelembungkan harga pembangunan dermaga sehingga menimbulkan kerugian negara sekitar Rp11,5 miliar.

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Serang, Banten, menjatuhkan vonis kepada Aat 3,5 tahun penjara pada Maret 2013.

KPK mengamankan Tubagus Iman Ariyadi bersama dengan sembilan orang lainnya pada Jumat (22/9) malam karena diduga ada transaksi terkait proses perizinan kawasan industri di Banten. KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.

Hingga ketika ini pemeriksaan masih berjalan dan KPK mulai mengumumkan status 10 orang tersebut dalam konferensi pers hari Sabtu ini.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber: http://www.antaranews.com

Post Author: admin