Jaksa Akan Hadirkan Perwakilan Vendor Umrah Dalam Sidang First Travel

JAKARTA, – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Depok mulai kembali menghadirkan sejumlah pegawai First Travel dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (26/3/2018).

Selain itu, ada juga perwakilan vendor rekanan perusahaan perjalanan umrah itu. Mereka mulai diminta informasi sebagai saksi buat tiga terdakwa, Direktur Utama First Travel Andika Surachman, Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, dan Komisaris Utama Kepala Divisi Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

“Senin pagi ini agendanya memeriksa pegawai, kantor cabang, dan vendor,” ujar jaksa Heri Jerman kepada , Senin.

Total saksi yg dijadwalkan hadir hari ini adalah 17 orang.

Baca juga : Sidang First Travel, Jaksa Hadirkan Kacamata, Arloji, dan Tas Mewah

Dalam sidang sebelumnya, jaksa sudah menghadirkan belasan mantan karyawan First Travel. Mereka digali keterangannya soal mekanisme pengelolaan keuangan dan mengkoordinir calon jemaah.

Terkait vendor, sebelumnya, mantan pegawai bagian keuangan, Atika Adinda Putri, menyampaikan belum segala tagihan buat keperluan umrah dibayarkan First Travel.

Sebagai staf keuangan, ruang lingkup pekerjaan Atika buat pembayaran keperluan kantor di atas Rp 20 juta. Salah satunya membayar tagihan vendor tiket pesawat, katering, hotel, dan keperluan jemaah selama ibadah umrah.

Dia juga menyebutkan tugasnya adalah merangkum invoice yang ditagihkan ke kantor.

Dari beberapa tagihan tersebut, memang ada sebagian yg belum dibayarkan. Sebab, kata dia, pembayaran invoice harus atas persetujuan atasannya.

Baca juga : Sidang First Travel, Syahrini Disebut Dapat 12 Paket Umrah Plus Senilai Rp 1 Miliar

Atika tidak ingat persis berapa total tagihan yg belum dibayarkan. Namun, ia ingat ada tagihan tiket pesawat yg cukup besar.

“Untuk tiket Rp 82 miliar dari vendor Kanomas,” kata Atika.

Ada pula tagihan bagi katering yg belum dibayarkan sekitar 800.000 riyal. Sementara bagi hotel di Arab Saudi yg belum dibayar 5 juta riyal.

“Uang perlengkapan Rp 200 juta belum dibayar,” kata Atika.

TV Saksi yg yaitu pegawai First Travel juga menyatakan, para artis mendapat bonus “traveling” ke Turki.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin