“Kami Tak Ingin Kepala Daerah Lama-lama Di Luar Negeri, Rakyat Perlu Diurus…”

JAKARTA, — Keputusan Bupati Talaud, Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip pergi ke luar negeri tanpa izin Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berbuntut panjang.

Kini, perempuan yg memiliki paras cantik itu dinonaktifkan oleh Mendagri selama tiga bulan karena melanggar ketentuan yg berlaku.

“Di dalam Pasal 76 Ayat 1 huruf I dan huruf J UU Pemerintahan Daerah itu telah jelas,” ujar Direktur FKDH Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemdagri  Akmal Malik, Jakarta, Minggu (14/1/2018).

Di dalam aturan yg dimaksud disebutkan kepala daerah dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin Mendagri.

Dalam Pasal 77 UU yg sama, juga sangat jelas disebutkan bahwa kepala daerah yg melanggar ketentuan Pasal 76 Ayat 1 huruf I mulai diberhentikan selama tiga bulan oleh Mendagri.

Baca juga: Gara-gara ke Luar Negeri, Bupati Cantik Talaud Dinonaktifkan Mendagri

Izin yg diberikan oleh Mendagri bagi kepala daerah yg ke luar negeri pun cuma tujuh hari. Sementara Sri Wahyumi pergi ke Amerika Serikat selama tiga pekan dan tanpa izin.

“Kami tak ingin kepala daerah itu berlama-lama di luar negeri. Apakah itu biaya sendiri atau APBD. Banyak masyarakat yg perlu diurus,” kata Akmal.

Kemendagri menyakini Sri Wahyumi telah mengetahui aturan itu. Sebab, ujar Akmal, ketika Sri pergi ke Thailand, ia mengajukan izin kepada Mendagri.

“Saat beliau berangkat ke Thailand minta izin enggak? Minta izin. Kami milik izinnya. Kenapa saat ke Amerika tak minta izin?” tanya dia.

Sementara itu, Sri Wahyumi menyampaikan bahwa kepergiannya ke Amerika selama tiga pekan dalam rangka belajar ekonomi maritim atas undangan Konsulat Jenderal Amerika. Ia juga menyampaikan bahwa biaya ke AS memakai anggaran sendiri, bukan APBD.

“Paspor yg aku gunakan ke sana adalah paspor reguler, dan aku ke sana sendiri tak membawa staf. Saya juga tak memakai anggaran daerah,” ujar Sri Wahyumi, Sabtu (13/1/2018), menanggapi pemberhentiannya tersebut.

Baca juga:  Ini Alasan Bupati Talaud ke Negeri Donald Trump

Sri Wahyumi mengaku belum menerima SK penonaktifan dari Mendagri sehingga ia masih menganggap dirinya sebagai bupati Talaud yg definitif.

TV Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo resmi memberhentikan sementara Sri Wahyumi dari jabatannya sebagai Bupati Kepulauan Talaud.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin